Minggu, 15 Mar 2026
Minggu, 15 Maret 2026

Bapanas Distribusikan 697,1 Ribu Ton Beras SPHP 2025 Sampai 31 Januari 2026

Astakom.com, Jakarta – Badan Pangan Nasional (Bapanas) akan terus menyalurkan sisa kuota beras stabilitas pasokan dan harga pangan (SPHP) tahun lalu, 2025. Sampai hari ini diketahui jumlah beras yang tersisa dan siap untuk didistribusikan hingga akhir Januari sebanyak 697,1 ribu ton.

Sarwo Edhy selaku Sekretaris Utama Bapanas mengatakan akan melakukan pendistribusian melalui skema Rekening Penampungan Akhir Tahun Anggaran (RPATA).

Skema ini telah disetujui oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan usulan dari Bapanas.

Sarwo mengatakan pendistribusian SPHP 2025 yang berlanjut sampai 31 Januari ini telah diinformasikan kepada para pemangku kepentingan dan pihak pihak yang terlibat.

SPHP 2025 terus didistribusikan sampai akhir Januari

“Bapanas telah menginformasikan kepada Bulog dan stakeholder lainnya, mulai dari pemerintah pusat sampai daerah dan juga Satgas Pangan Polri, bahwa SPHP beras tahun 2025 masih dapat dilanjutkan sampai 31 Januari 2026,” kata Sarwo dalam keterangan resmi, dikutip pada Senin (12/1/2026).

“Jadi sisa target SPHP beras 2025 sekitar 697,1 ribu ton dapat terus diakselerasi seoptimal mungkin,” tambahnya.

Jumlah penyaluran SPHP

Di sisi lain, penyaluran SPHP beras hingga akhir Desember 2025 telah mencapai 802,9 ribu ton. Kebijakan untuk terus mendistribusikan stok SPHP ini didorong juga dengan ketersediaan stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) oleh Perum Bulog yang pada periode itu mencapai 3,25 juta ton.

Meski begitu, penyaluran beras ini terus dilakukan seiring dengan menjaga stabilitas harga beras.

“Sesuai arahan Kepala Bapanas Bapak Andi Amran Sulaiman, harga beras harus terus dijaga bagi masyarakat agar sesuai harga yang telah ditetapkan. Stok beras kita melimpah. Dengan adanya beras SPHP ini, masyarakat dapat memperoleh akses beras yang berkualitas terjaga dengan harga yang baik pula,” katanya.

Pendistribusian SPHP 2026

Untuk program SPHP 2026 diharapkan dapat dimulai pada 1 Februari 2026. Selain itu, Bapanas masih berproses untuk pengajuan Anggaran Belanja Tambahan (ABT) kepada Kemenkeu. Untuk targetnya sudah disetujui oleh pihak terkait, sebesar 1,5 juta ton.

Gen Z Takeaway
Intinya, pemerintah lagi gaspol jaga harga beras tetap waras. Sisa stok SPHP 2025 yang hampir 700 ribu ton bakal tetap digelontorin sampai akhir Januari, biar market nggak panas dan rakyat tetap aman. Dengan stok Bulog yang super tebal, negara pengin pastiin akses beras berkualitas tetap affordable sambil nunggu program SPHP 2026 kick off Februari nanti. Ini strategi stabilisasi—bukan panik, tapi calculated move.

Feed Update

UMKM Happy! MBG Bikin Toko Kue Ngawi Banjir Order, Ciptakan Lapangan Kerja

astakom.com, Jakarta - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) gagasan Presiden RI Prabowo Subianto membawa berkah bagi dapur produksi kue basah milik Putri Lestari, pelaku...

MBG Dongkrak Ekonomi UMKM, Produksi Keripik Tempe Ngawi Meningkat

astakom.com, Jakarta - Program gagasan Presiden Prabowo Subianto yaitu Makan Bergizi Gratis (MBG) terbukti memberi manfaat bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM)...

Jelang Lebaran Daging Sapi Tembus Rp110 Ribu per kg, Pemerintah Tegur Distributor

astakom.com, Jakarta - Menjelang lebaran, pemerintah terus mengawasi dan memperketat harga pangan, termasuk daging sapi. Mendengar ada laporan kenaikan harga daging sapi karkas jadi...

Petani Pasuruan Happy! Pupuk Murah Kini Tersedia di Kopdes

astakom.com, Jakarta - Pupuk dengan harga murah kini bisa dibeli dengan mudah oleh Petani di Desa Gejugjati, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Sebab...

Setahun Danantara, Prabowo Bangga: Return on Asset Melonjak 300%

astakom.com, Jakarta - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), sukses bikin Presiden Prabowo bangga atas pencapaiannya dalam satu tahun terakhir. Dalam laporan peningkatan...

Drama Selat Hormuz: Dua Kapal Pertamina Masih Hold di Teluk, Pemerintah Gaspol Negosiasi

astakom.com, Jakarta - Dua kapal Pertamina, yaitu VLCC Pertamina Pride dan Gamsunoro, masih berada di zona konflik Timur Tengah (Timteng). Pemerintah saat ini terus bernegosiasi...