Soal Herdman Sudah Kantongi Asisten Lokal Timnas Indonesia, Ini Kata PSSI
astakom.com, Jakarta — Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, angkat bicara terkait kabar yang menyebut pelatih anyar Timnas Indonesia, John Herdman, telah mengamankan sejumlah nama calon asisten pelatih lokal. Ia menegaskan bahwa informasi tersebut belum sesuai dengan kondisi yang sebenarnya.
Sumardji menjelaskan, hingga saat ini Herdman belum mengerucutkan pilihan siapa saja sosok lokal yang akan mendampinginya di jajaran kepelatihan Timnas Indonesia. Menurutnya, PSSI masih berada pada tahap menyiapkan beberapa kandidat potensial untuk kemudian dipertimbangkan langsung oleh pelatih asal Inggris tersebut.
“Belum ada daftar yang dipersempit. Kami masih menyiapkan beberapa nama asisten pelatih yang punya visi ke depan, nanti John sendiri yang akan menentukan pilihannya,” ujar Sumardji sebagaimana diberitakan bola.com.
John Herdman sendiri resmi diumumkan sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia oleh PSSI pada Sabtu, 3 Januari 2026. Ia ditunjuk menggantikan Patrick Kluivert yang sebelumnya mundur dari jabatannya pada Oktober lalu, usai gagal membawa skuad Garuda melaju ke Piala Dunia 2026.
Pasca pengumuman tersebut, media sosial ramai membicarakan isu bahwa Herdman telah mengantongi sejumlah nama pelatih lokal sebagai asistennya. Beberapa nama yang disebut-sebut masuk radar antara lain Dwi Yulianto, Ahmad Amiruddin, Zulkifli Syukur, dan Ricardo Salampessy.
Meski demikian, Sumardji menekankan bahwa PSSI memandang peran asisten pelatih lokal sebagai elemen penting dalam struktur Timnas Indonesia. Keberadaan mereka dinilai krusial sebagai sarana alih pengetahuan dari pelatih asing kepada pelatih nasional.
Ia mencontohkan era kepelatihan Shin Tae-yong yang melibatkan Nova Arianto sebagai asisten. Nova kemudian berkembang hingga dipercaya menangani Timnas Indonesia U-17 dan sukses mengantar tim tersebut lolos ke Piala Dunia, sebelum akhirnya dipromosikan melatih Timnas U-20.
PSSI berharap pola serupa dapat berlanjut di era John Herdman. Dengan kolaborasi yang tepat antara pelatih asing dan asisten lokal, diharapkan proses transfer ilmu berjalan optimal dan mampu mendorong peningkatan prestasi Timnas Indonesia di level internasional.













