Kacau Parah! Agen ICE Amerika Tembak Mati Seorang Wanita Yang Dicap Teroris Oleh Pemerintah
Astakom.com, Jakarta – Sebuah insiden yang bikin geger jagat maya terjadi saat seorang imigrasi dan Bea Cukai ICE Amerika Serikat melepaskan tembakan maut ke arah seorang perempuan di kawasan Minneapolis pada Kamis,8/1/2026 waktu setempat.
Kejadian yang berakhir fatal ini langsung menyulut gelombang protes besar-besaran sekaligus memicu tensi tinggi antara jajaran pemerintah Minnesota dengan pihak Gedung Putih.
Kronologi chaos yang berakhir fatal
Tragedi ini bermula di titik persimpangan East 34th Street dan Portland Avenue di mana Renee Good yang berada di dalam SUV gelap mencoba memundurkan mobilnya saat didekati agen ICE.Namun, secara mengejutkan agen tersebuf menarik pelatuk sebanyak tiga kali hingga kendaraan korban hilang kendali dan menabrak mobil lain di sekitar lokasi bersalju tersebut.
Klaim terorisme domestik yang bikin netizen geram
Menteri Keamanan Dalam Negeri As, Kristi Noem langsung pasang badan dan membela aksi anak buahnya yang menewaskan Rini good menurut penjelasannya tindakan korban dianggap sebagai ancaman nyata karena menggunakan mobil untuk mencelakai petugas sehingga ia tak ragu melabeli peristiwa tersebut sebagai aksi terorisme domestik demi melindungi nyawa personal di lapangan.“Itu adalah tindakan terorisme domestik. Seorang petugas kami bertindak cepat dan defensif, menembak untuk melindungi dirinya sendiri dan orang-orang di sekitarnya," Ucap Kristi Noem.
Walikota Minneapolis disebut pembelaan pemerintah cuma omong kosong
Di sisi lain Jacob Frey selaku walikota mineapolis merespon keras pernyataan tersebut menganggap alasan pembenaran dari pihak Departemen Keamanan Dalam Negeri sama sekali gak masuk akal setelah melihat rekaman video yang beredar.“Setelah melihat video itu sendiri, saya ingin mengatakan kepada semua orang secara langsung bahwa itu omong kosong," Ucap Jacob Frey.
Dengan nada tegas, ia meminta ICE untuk segera angkat kaki dari kotanya karena dianggap justru merusak keamanan dan bertindak sama Ronal dalam menggunakan kekuasaan mereka terhadap warga sipil.
“Kepada ICE,enyahlah dari Minneapolis, kami tidak menginginkan Anda di sini. alasan anda berada di kota ini adalah untuk menciptakan semacam keamanan, dan anda justru melakukan hal yang sebaliknya," Sambungnya, dikutip dari Russia Today pada Kamis,8/1/2026.












