Sabtu, 14 Mar 2026
Sabtu, 14 Maret 2026

Apresiasi Pemerintah Capai Swasembada Pangan, Titiek: Tingkatkan agar Kita Bisa Ekspor Jagung

astakom.com, Jakarta — Ketua Komisi IV DPR Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto, mengatakan bahwa dirinya mengapresiasi pemerintah telah mencapai Swasembada Pangan.

Bahkan, Titiek berharap agar Indonesia di tahun 2026 ini bisa mengekspor jagung. Maka dari itu Ia berharap agar swasembada pangan ini terus ditingkatkan.

“Dan saya harap ini bisa ditingkatkan lagi, dipertahankan, ditingkatkan lagi agar tahun 2026 ini kita bisa ekspor jagung,” kata Titiek kepada wartawan seusai panen jagung di Sukamahi, Cikarang Pusat, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (8/1/2026).

Titiek menuturkan Indonesia saat ini sudah bisa disebut swasembada pangan khususnya jagung. Sampai akhir tahun, masih ada surplus jagung.

Jagung sudah mampu ekspor

Titiek menyampaikan bahwa jagung sendiri sudah mampu produksi sebanyak 16,11 juta ton, sejak 2025. Hal tersebut terbilang sudah cukup untuk dilakukan ekspor.

“Dan untuk jagung sendiri produksi sudah mencapai tahun 2025 kemarin, produksi 16,11 juta ton,” ujar Titiek.

“Konsumsinya 15,60 juta ton, sehingga ada kelebihan, ada surplus hampir setengah juta ton. Dan dengan demikian kita sudah bisa disebut kita sudah swasembada jagung,” tambahnya.

Apresiasi pemerintah mampu swasembada pangan

Titiek mengapresiasi pemerintah yang telah melakukan percepatan untuk swasembada pangan. Kata Titiek, Presiden Prabowo Subianto menargetkan Indonesia swasembada pangan dalam 4 tahun, namun selesai lebih cepat.

Melansir astakom.com, Presiden Prabowo sebelumnya mengumumkan bahwa Indonesia kini sudah mencapai swasembada pangan. Dengan begitu, Indonesia tidak perlu lagi bergantung pada negara lain untuk impor pangan.

“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada pagi hari ini, hari Rabu 7 Januari 2026, saya Prabowo Subianto Presiden Republik Indonesia, dengan ini mengumumkan telah tercapainya swasembada pangan tahun 2025 bagi seluruh bangsa Indonesia,” kata Presiden Prabowo dalam Acara Panen Raya, di Cilebar, Kawarang, Jawa Barat, kemarin (7/1/2026).

Gen Z Takeaway
Indonesia resmi swasembada pangan, khususnya jagung, dengan produksi 16,11 juta ton tahun 2025, lebih banyak dari konsumsi sehingga ada surplus untuk ekspor. Titiek Soeharto apresiasi pemerintah, berharap swasembada ini terus dipertahankan dan ditingkatkan di 2026 agar jagung bisa mulai diekspor, bukti kedaulatan pangan makin nyata.

Feed Update

Presiden Prabowo dan Jajarannya Membayar Zakat, Baznas: Teladan Pemimpin Dorong Kepercayaan Publik

astakom.com, Jakarta — Presiden Prabowo Subianto hingga jajaran menteri, wakil menteri Kabinet Merah Putih membayar zakat ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) di Istana...

Anak Buah Prabowo Apresiasi Persiapan Pengamanan Nyepi dan Lebaran 2026

Astakom.com, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Bimantoro Wiyono, memberikan apresiasi kepada jajaran Polri atas kesiapan mereka dalam mengamankan...

Sekolah Rakyat Diperluas, Budiman Sudjatmiko: Langkah Strategis Putus Rantai Kemiskinan

astakom.com, Jakarta — Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin), Budiman Sudjatmiko, menilai program Sekolah Rakyat dan Sekolah Unggul Garuda merupakan langkah strategis pemerintah...

Kemenkes Dukung PP Tunas, Soroti Dampak Kesehatan Anak

astakom.com, Jakarta - Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) menyatakan dukungannya terhadap penguatan kebijakan perlindungan anak di ruang digital yang tengah didorong pemerintah melalui sejumlah...

Para Aktivis Internasional Apresiasi Presiden Prabowo: Presiden Paling Peduli Konservasi Gajah!

astakom.com, Jakarta — Presiden RI Prabowo Subianto menyiapkan Instruksi Presiden (Inpres) tentang penyelamatan populasi dan habitat gajah sebagai langkah intervensi negara melindungi satwa. Rencana Presiden...

Presiden Prabowo Siapkan Inpres Penyelamatan Populasi Gajah Sumatera dan Kalimantan

astakom.com, Jakarta — Presiden RI Prabowo Subianto menyiapkan Instruksi Presiden (Inpres) tentang penyelamatan populasi dan habitat gajah sebagai langkah intervensi negara melindungi satwa. Hal itu...