Dokumen Hampir Beres, Prabowo Siap Resmikan Kesepakatan Tarif Dagang RI–AS

Editor: Shintya
Rabu, 7 Januari 2026 | 14:09 WIB
Dokumen Hampir Beres, Prabowo Siap Resmikan Kesepakatan Tarif Dagang RI–AS
Dokumen Hampir Beres, Presiden Prabowo Siap Resmikan Kesepakatan Tarif Dagang RI–AS. [Tim Media Presiden]

Astakom.com, Jakarta - Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memberika update soal dokumen final kesepakatan tarif dagang antara Amerika Serikat (AS) dan Indonesia. Prasetyo Hadi menyebutkan bahwa Presiden Prabowo siap untuk menandatangani dokumen final dari kesepakatan itu.

Sejalan dengan pernyataan yang sebelumnya telah disampaikan Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto beberapa waktu lalu, soal dokumen final kesepakatan tarif resiprokal Indonesia-Amerika Serikat.

Dokumen itu secara resmi akan ditanda tangani oleh kedua persiden dari masing masing negara. Untuk Amerika Serikat dokumen akan ditandatangani langsung oleh Donald Trump dan untuk Indonesia akan ditandatangani oleh Prabowo Subianto.

Rencananya Prabowo dan Donald Trump tanda tangani dokumen final tarif resiprokal (Agreement on Reciprocal Tariff/ART) pada akhir Januari.

Sudah sampai proses akhir

Saat ini, draf perjanjian atau legal drafting masih proses tahap akhir yakni pengecekan dan penyusunan untuk bisa diselesaikan secepatnya.

"Sesuai dengan jadwal, tanggal 12 sampai 19 (Januari) ini adalah penyusunan legal drafting. Nah kita harapkan di dalam penyusunan legal drafting, kesepakatan-kesepakatan tersebut sudah bisa dituangkan," ungkap Prasetyo, di Hambalang Bogor dalam siaran pers, Selasa (6/1/2026).

Negosiasi berikutnya membahas poin-poin lebih detail

Agenda berikutnya, delegasi atau tim negosiator dari kedua negara akan membahas poin-poin perjanjian yang lebih detail.

"Harapannya di akhir bulan sudah bisa kita tanda tangani. Tentunya dalam proses kita terus menerus berusaha melakukan negosiasi-negosiasi untuk kepentingan kita," ujar Prasetyo Hadi.

Target selesai minggu ketiga bulan ini
Pada minggu ketiga Januari 2026 dokumen ART ditargetkan rampung. Sesuai dengan yang dikatan oleh Airlangga Hartarto saat menyampaikan kabar positif dari lanjutan perundingan tarif dagang antara Indonesia dan Amerika Serikat yang reach agreement.

Dilansir dari redaksi Astakom.com, perundingan yang digelar pada akhir Desember itu, membuahkan hasil bahwa Indonesia mendapatkan pembebasan tarif resiprokal ekspor di beberapa komoditas. Sedangkan AS berharap Indonesia dapat membukakan akses mineral kritis untuk Amerika.

Hasil win-win solution
Airlangga mengatakan, hasil negosiasi ini jadi win-win solution karena kedua negara sama-sama dapat benefit strategis.

Untuk Indonesia, tercapai kesepakatan yang menguntungkan yakni, beberapa komoditas unggulan mendapatkan tarif exemption atau bebas tarif resiprokal. Komoditas tersebut meliputi kelapa sawit, kopi atau kakao, hingga teh yang selama ini jadi tulang punggung ekspor nasional.

Gen Z Takeaway
Prabowo udah kasih sinyal green light buat teken kesepakatan tarif RI–AS, tapi sekarang dokumennya masih di tahap final touch alias legal drafting. Kalau semua beres sesuai timeline, akhir Januari tinggal tanda tangan dan deal resmi jalan. Intinya, tinggal nunggu finalisasi—game plan udah siap, eksekusi next.

Donald Trump ekonomi prabowo Menko Airlangga Menteri Sekretaris Negara Perang Tarif tarif dagang

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB