Donald Trump dan AS Kepincut Harta Karun Emas Hitam Venezuela Hinga Harus 'Tersangkakan' Nicolás Maduro?
Reporter: Shintya
Astakom.com, Jakarta - Sebelum tragedi penangkapan dinihari kepada Pemimpin tertinggi Venezuela atas intruksi Trump, publik lebih dulu memahamin sisi agresifitas Donald Trump yang memerintahkan penyitaan kapal-kapal tanker Venezuela oleh Amerika Serikat (AS).
Hingga redaksi astakom.com menuliskan narasi ini, Senin (05/02/2026) Rentetan peristiwa tersebut masih menyisakan tanda tanya besar. Tentang motif jujur Amerika Serikat menangkap Nicolas Maduro, pemimpin tertinggi Venezuela.
Seberapa pentingkah minyak mentah bagi Donald Trump? Apa saja produksi migas atau minyak yang ingin dikuasai AS? dan kenapa AS ngebet banget pengen mengambil kendali otoritas setempat sehingga harus 'menjempuk paksa' Presiden Venezuela, Nicolas Maduro. Ayo kita bahas satu persatu.
Berdasarkan data dari IEA pada tahun 2023 cadangan minyak Venezuela itu setara dengan 17 persen dari total cadangan minyak dunia.Mulai dari kekayaan 'emas hitam' terbesar dihamparan Amerika latin, diketahui cadangan minyak mentah Venezuela mencapai 303 miliar barel. Setara dengan hampir satu per lima dari total cadangan minyak dunia.
Apa saja yang ingin dikuasai AS? Dengan polemik yang terjadi antara Presiden Donald Trump dan penangkapan Presiden Venezuela Maduro, rencananya AS akan mengambil kendali atas cadangan minyak Venezuela.
Selain minyak mentah, Venezuela juga kaya minerba lainya
Berdasarkan data dari World Meter menyatakan cadangan minyak di Venezuela berada di peringkat nomor 1 dunia. Selain cadangan minyak mentah, sumber daya Venezuela juga kaya dengan kandungan batu bara, bijih besi, bauksit dan emas.![Ilustrasi kilang minyak - venezuela [unsplash.com]](https://astakom.com/wp-content/uploads/2026/01/Ilustrasi-kilang-minyak-venezuela-unsplash.com_.png)
Jenis minyak yang dihasilkan Venezuela spesial
Jenis minyak seperti itu, berbeda dengan yang diproduksi AS, untuk mengolah minyak mentah Venezuela memerlukan peralatan khusus dan keahlian teknis tingkat tinggi untuk diproduksi.Minyak dari Venezuela ini disebut penting untuk produk yang dibuat melalui proses penyulingan seperti solar, aspal, dan bahan bakar untuk pabrik dan peralatan berat lainnya.
AS optimis bisa maksimalkan potensi bisnis minyak Venezuela
Kenapa AS ngebet banget pengen ambil alih minyak mentah Venezuela, salah satunya karena Trump menyebut bisnis minyak Venezuela gagal total. Jadi Trump ngerasa gemes pengen ngedongkrak perdagangan minyaK Venezuela yang sebenernya bisa banget buat lebih dimaksimalkan lagi.Di era kepemimpinan Maduro produksi minyak perhari hanya mencapai 2.3 juta barel perhari. Sedangkan pada tahun 2013 di kepemimpinan sebelum-sebelumnya, produksi minyak bisa mencapai 3.5 juta barel perhari.
"Mereka hampir tidak memompa apapun jika dibandingkan dengan apa yang seharusnya bisa mereka pompa dan apa yang seharusnya bisa terjadi," kata Donald Trump dikutip pada, Senin (5/1/2026).
Pengaruh ekonomi dari drama Venezuela dan Amerika Serikat
Dari perspektif ekonomi, apa yang dilakukan kedua negara ini menimbulkan kewaspadaan terhadap minyak dunia. Meskipun dampak pada pasar global belum terasa signifikan, tapi beberapa waktu lalu harga minyak dunia di pasar global sempat naik.Dilansir dari redaksi astakom.com, sejak kejadian dramatis penyitaan kapal tanker itu, harga minyak mentah Brent naik bertahap. Dari 27 sen, atau 0,4%, menjadi $62,48 per barel pada pukul 01.01 GMT.
Bersamaan dengan itu, harga minyak mentah West Texas Intermediate AS berada di $58,79 per barel, naik 33 sen, atau 0,6%. Meskipun saat ini masih terkendali, tapi drama ini sedikit banyak membuat dunia khawatir akan gangguan pasokan minyak kedepannya. (Shnty/ aSP)










