Warning Guys! Pesan Awal Tahun 2026 Sekjen PBB: Kondisi Global Lagi Gak Baik Baik Aja, Peningkatan Belanja Militer Dunia Signifikan
Reporter: Nur Nadiah Islamiyah
astakom.com, New York – Menjelang pergantian tahun, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Gueterres memberikan peringatan serius mengenai situasi global yang menurutnya sedang berada di titik paling krusial.
Melalui pernyataan resmi di situs PBB, yang dikutip astakom pada Sabtu, (03/02/2026).
PBB menyoroti bagaimana ketidakpastian serta kekacauan masih mendominasi berbagai belahan bumi mulai dari memanasnya konflik bersenjata hingga ancaman krisis iklim yang makin nyata.
Keprihatinan Sekjen PBB
Guterres menegaskan, kalo penduduk bumi harus cepetan nentuin arah yang bener biar gak terjebak dalam pusaran pelanggaran hukum internasional yang terus meningkat secara masif.“Memasuki tahun yang baru ini, dunia berada di persimpangan jalan. Kekacauan dan ketidakpastian menyelimuti kita,” ujar Guterres dalam pesan Tahun Barunya di situs PBB, Rabu, 31 Desember 2025.
Dalam pemaparannya, pemimpin tertinggi PBB tersebut mengungkapkan rasa prihatinnya atas belanja militer dunia yang kini menyentuh angka fantastis yaitu 2,7 triliun dolar AS ata naik sekitar 10 persen.
Angka yang bikin shock ini ternyata setara dengan total PDB satu benua Afrika dan jauh melampaui dana bantuan kemanusiaan global mana pun.
Guterres mendesak agar para pemimpin dunia melakukan set ulang prioritas mereka pada 2026 nanti, dengan mengalihkan fokus investasi dari alat perang menuju program pemberantasan kemiskinan serta kesejahteraan rakyat agar perdamaian abadi bukan Cuma sekedar whislist.“Dunia yang lebih aman dimulai melalui investasi untuk memerangi kemiskinan, bukan peperangan. Perdamaian harus ditegakkan,” tegasnya.
Anggaran Perang Dunia Meroket Drastis Lampaui Dana Bantuan
Guterres memberikan perbandingan yang cukup mind blowing bahwa uang yang dihabiskan untuk persenjataan saat ini adalah yang tertinggi sejak era Perang Dunia II.Fokus dunia yang terlalu terobsesi pada militerisasi dianggap sebagai salah satu alasan kenapa keamanan global justru makin rapuh.
Ia berargumen bahwa perdamaian yang hakiki hanya bisa dicapai jika uang tersebut dialokasikan untuk memperbaiki taraf hidup masyarakat miskin, bukan justru mendanai kehancuran lewat peperangan yang tak kunjung usai.
Pentingnya Collective Action Buat Jaga Masa Depan Bersama
Selain menyasar para penguasa, Guterres juga memberikan shout out kepada masyarakat global agar jangan Cuma jadi penonton pasif di tengah kekacauan ini.Menurutnya, masa depan yang adil hanya bisa terwujud kalau ada keberanian kolektif dari setiap individu untuk terus menyuarakan kemanusiaan dan perdamaian.
Tanpa aksi nyata dari level terbawah hingga teratas, impian untuk melihat dunia yang lebih stabil di tahun 2026 bakal sulit terealisasi tanpa adanya kerja sama yang bener bener solid. (nAD/aSP)













