Insiden Tahun Baru 2026 di Crans Montana: Kebakaran Hebat Bar Le Constellation Jadi Tragedi Paling Mematikan di Swiss

Editor: Odan
Sabtu, 3 Januari 2026 | 00:42 WIB
Insiden Tahun Baru 2026 di Crans Montana: Kebakaran Hebat Bar Le Constellation Jadi Tragedi Paling Mematikan di Swiss
Insiden Tahun Baru 2026 di Crans Montana: Kebakaran Hebat Bardi Jadi Tragedi Paling Mematikan di Swiss [astakom/Ilustrasi Pexels]

Reporter: Nur Nadiah Islamiyah

astakom.com, Swedia - Suasana hari-harinTahun baruam 2026 di resor ski mewah Crans Montana Swiss, mendadak berubah menjadi horor.

Kebakaran hebat menghanguskan Bar Le Constellation saat pesta malam tahun baru pada Jumat (02/01/ 2026), dikutip astakom.com dari laporan resmi Reuters.

Tim investigasi berjuang keras mengidentifikasi jenazah yang kondisinya sangat memprihatinkan akibat amukan si jago merah.

Karena kondisi luka bakar yang sangat parah proses pencocokan identitas diprediksi akan memakan waktu berhari-hari.

Mayoritas korban anak muda setempat

Pejabat Swiss melaporkan, sekitar 40 hingga 47 Orang kehilangan nyawa dalam insiden tersebut. Dimana mayoritas korban adalah anak muda yang sedang asyik merayakan pergantian tahun.

Proses identifikasi ini menjadi tugas yang sangat sensitif bagi para ahli di kanton Valais.

Walikota Crans Montana Nicholas Feraud dalam keterangannya menyebutkan bahwa pihak medis harus menggunakan sampel DNA untuk dan catatan gigi untuk memastikan identitas setiap individu secara akurat.

“Semua pekerjaan ini perlu dilakukan karena informasinya sangat mengerikan dan sensitif sehingga tidak ada yang bisa diberitahukan kepada keluarga kecuali kita 100 persen yakin,” kata Mathias Reynard, kepala pemerintahan kanton Valais kepada media setempat, Jumat pagi (02/01/2026)

Selain korban jiwa lebih dari 100 orang dilaporkan mengalami Luka serius dan sedang berjuang untuk survei di rumah sakit. Beberapa negara tetangga seperti Italia dan Perancis juga ikut concern memantau warganya Yang dilaporkan hilang, sementara pemerintah Swiss telah menginstruksikan pengibaran bendera setengah tiang selama 5 hari sebagai tanda duka nasional yang mendalam.

Identifikasi korban lewat DNA

Kepala pemerintahan Kanton Valais Mathias Reynard menekankan bahwa pihaknya tidak akan memberikan informasi apapun kepada keluarga korban sebelum data nya valid 100%.

“Semua pekerjaan ini perlu dilakukan karena informasinya sangat mengerikan dan sensitif sehingga tidak ada yang bisa diberitahukan kepada keluarga kecuali kita 100 persen yakin,” kata Mathias

Hal ini dilakukan untuk menghindari kesalahan informasi yang bisa bikin keluarga makin mental breakdown mengingat kondisi jenazah yang hangus terbakar metode konvensional sudah tidak memungkinkan lagi digunakan.

Tim Ahli forensik dikerahkan secara full power guna mempercepat proses yang menyakitkan ini agar keluarga segera mendapat kepastian mengenai orang-orang tersayang mereka.

Penyebab api dan kesaksian Survivors bikin merinding

Meskipun investigasi masih berjalan dugaan sementara mengarah pada faktor kecelakaan akibat penggunaan lilin sparklers kembang api kecil yang terlalu dekat dengan plafon ruang bawah tanah.

Beberapa video yang viral di media sosial memperlihatkan betapa cepatnya api melahap seisi ruangan hingga membuat pengunjung terjebak dalam situasi yang chaos. Salah satu penyintas menyeritakan betapa horornya momen saat api menyebar dalam hitungan detik mengubah tempat healing yang populer tersebut menjadi jebakan maut bagi puluhan remaja dan turis mancanegara.

Destinasi ski sangat populer
Warga lokal Crans Montana sangat Terpukul dan syok karena banyak dari mereka mengenal para pengunjung bar tersebut secara pribadi.

“Antreannya sangat panjang jadi kami memutuskan untuk tidak masuk (ke bar itu pada malam Tahun Baru). Kami sangat beruntung tidak masuk. Meskipun kami masih hidup dan baik-baik saja, kami masih syok. Ini trauma bahkan bagi kami. Saya melihat mereka yang hilang dan semuanya orang-orang seusia kami.”

Di sekitar lokasi kejadian yang sudah dipasangi garis polisi, muncul altar darurat berisi tumpukan bunga dan lilin sebagai bentuk belasungkawa.

Banyak anak muda yang merasa beruntung tidak berada di lokasi saat kejadian, sementara yang lainnya hanya bisa terdiam meratapi nasib teman-teman mereka yang kini masih dalam proses identifikasi oleh pihak berwajib.

“Dan sejujurnya, saya harus berterima kasih kepada ibu saya seratus kali karena tidak membiarkan saya pergi,” katanya pada acara peringatan untuk para korban. “Karena Tuhan tahu di mana saya berada sekarang.”

Trrcatat jadi tragedi palin mematikan di Swiss
Kebakaran di Bar Le Constelation ini tercatat sebagai salah satu bencana non alam paling mematikan dalam sejarah modern Swiss.

Crans Montana sendiri selama ini dikenal sebagai destinasi high end yang sangat aman bagi para pemain Ski dan pegolf internasional, sehingga Kejadian ini benar-benar merusak Citra keamanan wilayah tersebut.

Sebelum insiden ini Swiss jarang sekali mengalami kebakaran gedung dengan jumlah korban jiwa masif di area komersial.

Latar belakang penanganan bencana di Swiss biasanya dikenal sangat cepat, namun kali ini skala kerusakan fisik pada korban membuat sistem birokrasi dan medis menghadapi tantangan yang belum pernah ada sebelumnya. Pemerintah kini mulai mengevaluasi standar keamanan di bar bar ruang tanah basement di seluruh area resor ski untuk mencegah tragedi serupa terulang kembali di masa depan.(nAD/aSP)

Gen Z Takeaway
POV: Lo lagi mau happy-happy tahun baruan di resor ski fancy, tapi malah berakhir jadi tragedi nasional yang bikin speechless. Identifikasi korbannya beneran hard level karena luka bakarnya parah banget, sampai tim medis harus pakai DNA buat mastiin siapa aja yang jadi korban. Kabar ini beneran red flag buat tempat-tempat yang nggak merhatiin keamanan sparklers di dalam ruangan, karena dalam sekejap tempat party bisa berubah jadi zona bencana yang bikin satu negara berduka.

Bar Le Constellation Berita Internasional crans montana duka identifikasi dna korban Kebakaran Kebakaran di swiss tragedi swiss 2026 update kebakaran bar

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB