Lewat Gerai Obat Merah Putih: Koperasi Buka Oportunity di Sektor Kesehatan
Reporter: Shintya
Astakom.com, Jakarta - Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop) beri gebrakan lewat peresmian gerai obat Koperasi Desa atau Kelurahan.
Ferry Juliantono, Menteri Koperasi dan UKM, menyebutkan langkah ini menjadi kesempatan kemeterian untuk menyediakan layanan di sektor kesehatan, yakni obat yang affordable.
“Dalam tiga bulan ke depan, kita akan observasi terkait model bisnis yang akan dikembangkan, dalam menyediakan pelayanan kesehatan dan obat murah bagi masyarakat.” kata Ferry, dikutip pada Rabu (31/12/2025).Saat peluncuran salah satu gerai obat percontohan Kopdes Merah Putih di Kelurahan Abadijaya, Kota Depok, kemarin (30/12/2025) Ferry menyebutkan program ini akan diobservasi dulu selama 3 bulan.
Ada 10 gerai percontohan yang telah diresmikan
Jumlah gerai obat percontohan Kopdes Merah Putih yang telah diresmikan ada 10, yang tersebar di sejumlah daerah. Persebaran titik percontohan ini, mulai dari Depok hingga Lombok Tengah.Kata Ferry, program ini jadi strategic move pemerintah buat memperkuat peran koperasi. Khususnya dalam menyediakan akses layanan kesehatan dasar yang lebih reachable. Terlebih, program ini bisa memudahkan masyarakat di wilayah yang keterjangkauan layanan kesehatannya masih terbatas.
Beri layanan maksimal dan dorong ekonomi lokal
Program layanan ini, memperhatikan aspek layanan kesehatan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Menurut Ferry, sektor kesehatan punya potensi besar jadi unit usaha koperasi yang sustainable dan berdampak langsung ke masyarakat.“Melalui gerai obat koperasi, kami ingin memastikan masyarakat desa dan kelurahan memperoleh akses obat-obatan berkualitas dengan harga wajar. Serta dikelola secara profesional dan bertanggung jawab,” tegasnya.
Percobaan gerai obat Kopdes Merah Putih jadi ajang uji coba untuk melihat seberapa efektif koperasi bisa support sistem kesehatan sekaligus ngedorong ekonomi lokal.
Kerja sama dan dukungan dari berbagai pihak
Kemenkop UKM juga mengapresiasi dukungan PT Indofarma Tbk dan mitra swasta yang ikut back up program ini. Mulai dari penyediaan obat over-the-counter (OTC) sampai sarana pendukung.Support juga datang dari Pemkot Depok. Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah menyatakan komitmen penuhnya lewat hibah Rp1,89 miliar untuk mendukung 63 Koperasi Kelurahan Merah Putih.
Keberhasilan Kopkel Merah Putih
Di sisi lain, Ketua Kopkel Merah Putih Abadijaya Adi Fuad Zein menyebut koperasinya terus dikembangkan dengan local economic approach. Termasuk kerja sama dengan dapur MBG serta pengelolaan unit usaha lain.Adi Fuad Zein juga mengungkapkan koperasinya telah menerima hibah Rp30 juta yang difokuskan untuk modal usaha dan operasional kantor. (Shnty/aSP)









