Hujan dan Angin Kencang jadi Ujian: Rumah Aktor Senior Diding Boneng Ambruk, Semua Selamat
Reporter: Dhea
Astakom.com, Jakarta - Dibalik tawa yang pernah ia bagi ke jutaan penonton, Diding Boneng kini harus menghadapi kenyataan pahit. Rumah peninggalan orang tuanya ambruk diterjang hujan deras.
Bukan sekadar kabar viral, peristiwa musibah ini jadi potret nyata tentang usia, hunian rapuh, dan bagaimana empati publik kembali diuji.
Akibat hujan deras
Hujan yang turun tanpa jeda membuat rumah Diding Boneng tak lagi sanggup bertahan. Struktur bangunan yang sudah lapuk runtuh satu per satu.
Dinding roboh, atap ambruk, hingga kamar dan dapur mengalami kerusakan berat. Situasi sempat bikin panik karena anak Diding nyaris ikut tertimpa, namun beruntung seluruh keluarga selamat.
Mengungsi ke kantor RW
Pasca kejadian, Diding Boneng dan keluarga langsung dievakuasi ke kantor RW setempat. Ketua RW membenarkan kondisi rumah sudah tidak layak huni.
“Keselamatan warga yang utama. Untuk sementara Pak Diding dan keluarga kami arahkan mengungsi,” ujarnya dalam pernyataan resmi. BPBD setempat juga turun melakukan pendataan dan asesmen kerusakan untuk tindak lanjut bantuan.
Tetap rendah hati, dukungan publik mengalir
Di tengah musibah, Diding Boneng memilih bersikap tenang. Ia mengaku bersyukur karena tidak ada korban jiwa. “Yang penting semua selamat,” katanya.
Sikap ini justru membuat simpati publik mengalir deras, dari warga sekitar hingga komunitas seni dan warganet yang tumbuh bersama karya-karyanya.
Rumah roboh ini membuka realita lain banyak seniman senior yang hidup jauh dari sorotan kemewahan.
Viralnya kabar ini bukan cuma tentang iba, tapi juga refleksi tentang bagaimana negara dan masyarakat memberi perhatian pada para legenda yang pernah menghibur lintas generasi.
Di sisi lain, kejadian ini jadi alarm serius soal hunian lama di kawasan padat penduduk. Bencana tidak selalu datang dalam bentuk gempa besar, kadang cukup hujan deras dan bangunan yang kalah oleh usia. (deA/ aSP)













