Cuan! Lonjakan Pembelian dan Penjualan Pohon Natal 2025 Sesuai Prediksi Pasar Global

Editor: Azmi Sulthon
Senin, 29 Desember 2025 | 17:08 WIB
Cuan! Lonjakan Pembelian dan Penjualan Pohon Natal 2025 Sesuai Prediksi Pasar Global
Lonjakan Pembelian dan Penjualan Pohon Natal 2025 Sesuai Prediksi Pasar Global 29/12/2025 [//str-Bannu Mazzandraastakom.com]

Reporter: Shintya

Astakom.com, Jakarta - Lonjakan permintaan terhadap pohon natal tahun 2025 naik dibandingkan tahun sebelumnya. Sejak November para penjual pohon natal dan pemasok pernak Pernik hiasan natal sudah diincar pembeli.

Menurut Deep Market Insights, penjualan pasar pohon Natal global diperkirakan raup untung sekitar USD 7,2 miliar pada tahun 2025. Angka ini diperkirakan akan mengalami pertumbuhan yang stabil dalam beberapa tahun ke depan.

Bahkan para pemasok sudah memperkirakan pertumbuhan penjualan pada tahun 2030. Menurutnya, angka itu akan naik hingga USD 9,4 miliar. Hal ini karena tren penjualan yang konsisten naik setiap tahunnya.

Proyeksi laba penjualan pohon natal global

Ambil contoh dari laba penjualan pasar utama bagi pemasok pohon natal yakni Amerika Utara. Pasar ini diproyeksikan mencapai USD 1,27 miliar pada 2024 dan tumbuh pada rentang Waktu pertahun atau (CAGR) sebesar 4,63%.

Di Indonesia sendiri lonjakan penjualan musiman menghasilkan keuntungan yang signifikan bagi pengecer, dengan harga eceran berkisar antara ratusan ribu hingga puluhan juta rupiah per unit.

Harga pohon natal di Indonesia

Harga pohon Natal sangat beragam, tergantung jenis dan ukurannya. Pohon mini dengan tinggi sekitar 60 cm dibandrol dengan harga mulai dari puluhan ribu rupiah hingga lebih dari Rp400.000.

Sementara pohon berukuran standar (sekitar 2 meter) rata-rata dijual sekitar Rp396.000, dengan beberapa opsi termahal mencapai lebih dari Rp 1,7 juta.

Perbandingan penjualan pohon natal buatan dengan pohon natal asli
Tren tahun ini, menunjukan pembeli lebih banyak memilih pohon natal buatan. Hal ini lantaran pertimbangan para customer yang menilai daya tahan pohon dan agar pohon bisa digunakan kembali.

Untuk pohon natal yang asli, meskipun tidak mendominasi pasar, tapi jenis pohon ini tetap memiliki pasarnya sediri. Para peminat pohon natal asli, mempertahankan vibes natal dengan daya tarik tradisionalnya.

Persaingan dan inovasi untuk memenuhi segmentasi pasar
Pengecer di Indonesia, seperti halnya pasar global, menghadapi persaingan antara pohon asli dan buatan, dengan inovasi dalam desain dan fitur (misalnya, pohon salju buatan, pre-lit) yang memengaruhi pilihan konsumen.

Hal ini demi memenuhi segmentasi pasar yang lebih variatif dibandingkan tahun sebelumnya.

Berdasarkan survei, para petani pohon memprediksi permintaan yang kuat untuk pohon asli akan terus berlanjut tahun ini. Sebanyak 32% petani mengatakan mereka memperkirakan akan menjual lebih banyak pohon pada 2025 dibandingkan 2024.

Gen Z Takeaway
Pohon Natal 2025 lagi booming, pasar global USD 7,2 miliar. Di Indonesia tren pohon natal mini sampai 2 meter, harga dari puluhan ribu sampai jutaan. Pohon buatan makin hits karena bisa dipakai ulang, tapi pohon asli tetap punya fans setia. Musiman = cuan gede, petani optimis penjualan naik.

Berita ekonomi Dekorasi Natal Hari Natal Libur Nataru 2025/2026 Natal 2025

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB