Natal Kelabu di Ukraina, Serangan dari Rusia Tewaskan Warga Sipil

Editor: Nasuri
Sabtu, 27 Desember 2025 | 02:02 WIB
Natal Kelabu di Ukraina, Serangan dari Rusia Tewaskan Warga Sipil
Ilustrasi ledakan bom: Natal Kelabu di Ukraina, Serangan dari Rusia Tewaskan Warga Sipil (Ilustrasi: stakom.com)

NUR NADIAH ISLAMIYAH

astakom.com, Ukraina - Momen sakral Hari Natal berubah menjadi situasi high tension setelah militer Rusia melancarkan agresi udara ke beberapa titik di wilayah Ukraina.

Serangan yang terjadi tepat pada hari natal 25 Desember tersebut menyasar area publik seperti Pasar di Kherson hingga hunian warga di Chernihiv Ukraina 26/12/2025.

Berdasarkan data resmi, 2 nyawa warga sipil terkonfirmasi tewas dan 9 orang lainnya menjalani perawatan medis akibat luka luka yang cukup serius.

Gurbenur Oblast Chernihiv Viacheslav Chaus Bersama Layanan Darurat Negara mengungkapkan bahwa “Di Chernihiv, sebuah drone menabrak gedung apartemen lima lantai, menewaskan seorang wanita berusia 80 tahun. Sembilan orang lainnya terluka, setidaknya tiga di antaranya kritis" Ucapnya.

Ia juga memberikan update bahwa area pusat Kota Kherson juga dihantam tepat di tengah hari saat aktivitas pasar sedang ramai.

Serangan bertubi tubi ini membuktikan bahwa situasi di garis depan masih sangat fragile,apalagi fasilitas energi juga ikut terdampak hingga memicu pemadaman listrik di berbagai daerah.

Drone Rusia Picu Kebakaran

“Drone tersebut menghantam sebuah apartemen di lantai tiga, menyebabkan kerusakan signifikan dan memicu kebakaran,” kata Chaus, seperti dikutip dari Kyiv Independent, Jumat 26 Desember 2025.

Insiden di Chernihiv beneran bikin shock karena sebuah pesawat tanpa awak menabrak lantai tiga Gedung apartemen, yang mengakibatkan seorang lansia berusia 80 tahun meninggal dunia.

“Di Chernihiv, sebuah drone menabrak gedung apartemen lima lantai, menewaskan seorang wanita berusia 80 tahun. Sembilan orang lainnya terluka, setidaknya tiga di antaranya kritis,” kata Layanan Darurat Negara Ukraina dan Gubernur Oblast Chernihiv Viacheslav Chaus.

Kondisi bangunan dilaporkan mengalami kerusakan yang sangat severe dan Sembilan korban luka lainnya termasuk tiga orang dalam kondisi kritis langsung dievakuasi oleh tim darurat.

Pihak otoritas menyebutkan bahwa serangan ini menambah daftar Panjang penderitaan warga sipil yang tinggal di wilayah perbatasan Rusia - Belarus tersebut.

Pekerja tewas di tengah gempuran

Kawasan Kherson yang lokasinya cukup dekat dengan Sungai Snipro Kembali menjadi target serangan yang beneran no counter.

Sekitar Waktu tengah hari,pasukan Rusia memborbardir area pasar kota yang mengakibtkan seorang pekerja berumur 47 tahun tewas di tempat serta menghancurkan banyak kios pedagang.

Kedekatan geografis dengan posisi militer Rusia di seberang sungai membuat wilayah ini selalu berasa dalam status high alert terhadap ancaman bom luncur maupun drone FPV.

Penolakan Gencatan Senajata, Moskow Pilih Lanjut Agresi

Padahal sebelumnya, sempet ada harapan buat healing sejenak lewat usulan gencatan senjata Natal yang diajukan oleh Kanselir Jerman, Friedrich Merz pada 16 Desember lalu.

Meski pihak Kyiv udah memberikan lampu hijau dan setuju buat break dari konflik, namun pihak Moskow justru menolak mentah mentah ide tersebut.

Alhasil, warga ukraina harus melewati Natal keempat mereka di Bawah bayang bayang invasi skala penuh yang makin toxic bagi keamanan warga sipil. (naD/aSP)

Gen Z Takeaway

Natal di Ukraina tahun ini beneran sad vibes karena Rusia tetap gaspol serangan udara ke pasar dan apartemen warga. Meskipun sudah ada tawaran buat gencatan senjata dari Jerman, Moskow tetap pilih war mode yang bikin warga sipil di Kherson dan Chernihiv harus struggle di tengah reruntuhan dan pemadaman listrik.

gencatan senjata Kebakaran Kherson Ukraina Perang Rusia-Ukraina Serangan Drone Warga Sipil Zelensky

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB