KPK Ungkap Telah Pulihkan Kerugian Negara Sebesar Rp 1,53 Triliun: Tertinggi Sepanjang 5 Tahun!

Editor: Alfian Tegar
Senin, 22 Desember 2025 | 21:02 WIB
KPK Ungkap Telah Pulihkan Kerugian Negara Sebesar Rp 1,53 Triliun: Tertinggi Sepanjang 5 Tahun!
Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Dok. KPK)

astakom.com, JakartaKPK memaparkan laporan kinerjanya sepanjang tahun 2025. KPK menjelaskan telah menggelar 11 operasi tangkap tangan (OTT) sepanjang tahun ini.

“Ada 11 penangkapan para terduga pelaku tindak pidana korupsi, atau yang lazim dikenal di masyarakat sebutan OTT, yang KPK lakukan tahun ini,” ujar Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto dalam konferensi pers penyampaian laporan di gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (22/12/2025).

OTT itu berkaitan dengan korupsi di sejumlah sektor seperti layanan kesehatan hingga jual beli jabatan. Dia juga mengatakan banyak perkara OTT berawal dari aduan masyarakat.

"Mengungkap praktik sistematis di sektor-sektor yang menyentuh hajat hidup orang banyak, seperti layanan kesehatan, pekerjaan umum, hingga jual beli jabatan," sebutnya.

"Banyak kasus berawal dari keberanian masyarakat dalam melapor dan itu menjadi sumber energi bagi KPK," sambungnya.

KPK juga lakukan lelang barang rampasan

Lebih lanjut, Fitroh menyampaikan KPK telah melakukan lelang barang rampasan dari koruptor. Ada lebih 1.500 warga ikut dalam kegiatan lelang itu.

"Menjadi bukti bahwa publik ingin mengambil kembali apa yang menjadi hak mereka," ungkapnya.

Fitroh menegaskan penindakan dalam pemberantasan korupsi bukan akhir. Penindakan, menurut dia, menjadi dasar untuk perbaikan sistem.

"Temuan dan pembelajaran dari penindakan jadi dasar penting untuk mendorong perbaikan sistem, tata kelola, dan pengawasan, agar praktik korupsi yang sama tidak kembali berulang," sebutnya.

KPK ungkap telah tetapkan 118 tersangka korupsi

Selain itu, KPK ungkap telah menetapkan 118 tersangka kasus dugaan korupsi selama 2025. KPK juga telah memproses ratusan perkara selama setahun terakhir.

"Dari penindakan, selama satu tahun ini KPK menetapkan 118 tersangka, memproses ratusan perkara," ujar Fitroh.

Fitroh menyebutkan penindakan dilakukan bukan sekadar angka, tapi juga untuk memperbaiki sistem. Penindakan selama 2025 banyak yang dilakukan berdasarkan laporan dari masyarakat.

KPK pulihkan aset negara sebesar Rp 1,53 triliun

Fitroh juga mengungkapkan, sepanjang 2025 KPK telah memulihkan aset negara sebanyak Rp 1,53 triliun. Angka ini menjadi yang tertinggi sepanjang lima tahun.

"Memulihkan aset negara mencapai Rp 1,53 triliun. Angka tersebut menjadi angka tertinggi di lima tahun terakhir ini," ucapnya.

"Selain itu, KPK turut melakukan serah terima barang rampasan negara, PT Taspen (Persero) berupa uang tunai sejumlah Rp 883 miliar yang telah ditransfer ke rekening Giro THT Taspen dan 6 unit efek atau surat berharga yang telah dipindahkan ke rekening efek PT Taspen," tambahnya.

Gen Z Takeaway
Intinya, sepanjang 2025 KPK mencatat 11 OTT, menetapkan 118 tersangka, dan memulihkan aset negara Rp 1,53 triliun, dengan banyak kasus berawal dari laporan masyarakat. Fokusnya bukan cuma penindakan, tapi juga pembenahan sistem, sementara partisipasi publik lewat aduan dan lelang barang rampasan jadi bukti peran warga masih krusial dalam melawan korupsi.

Fitroh Rohcahyanto Kerugian negara Komisi Pemberantasan Korupsi KPK Laporan Kinerja KPK Lelang Barang Rampasan KPK operasi tangkap tangan OTT OTT KPK Tersangka Korupsi Wakil Ketua KPK

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB