Dragon Boat Indonesia Tambah Dua Emas di SEA Games 2025, Venue Mirip Jatiluhur
astakom.com, Jakarta – Tim Dragon Boat Indonesia kembali menunjukkan performa impresif pada hari kedua cabang olahraga dayung SEA Games 2025. Bertanding di perairan Thailand, Jumat (19/12) skuad Merah Putih sukses mengamankan dua medali emas dan satu medali perak, sekaligus melanjutkan tren positif di nomor-nomor unggulan.
Medali emas pertama dipersembahkan dari nomor Men’s Small Boat 200 meter. Tim yang diperkuat Sahrul Gunawan, Nana Maulana Saepudin, Ikballana Ikhsan, Indra Tri Setiawan, Irwan, Dapit, Dedi Kusumayadi, Angga Suwandi Putra, dan Sutrisno mencatatkan waktu tercepat 1 menit 32,878 detik, unggul sangat tipis dari tuan rumah Thailand yang finis kedua dengan selisih hanya seperseribu detik.
Keunggulan Indonesia berlanjut pada nomor Mixed Standard Boat 200 meter. Kombinasi atlet putra dan putri yang terdiri dari Sahrul Gunawan, Nana Maulana Saepudin, Nur Meni, Riska Andriyani, Indra Tri Setiawan, Dayumin, Irwan, Dapit, Ramla Baharuddin, dan Dedi Kusumayadi kembali tampil solid dengan torehan waktu 1 menit 26,089 detik, mengungguli Thailand yang harus puas di posisi runner-up.
Sementara itu, medali perak diraih Indonesia melalui nomor Women’s Small Boat 200 meter, menambah total raihan medali tim Dragon Boat pada hari tersebut menjadi tiga keping dari tiga nomor yang dipertandingkan.
Salah satu atlet, Sutrisno, mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian tim dan menilai kondisi lintasan pertandingan sangat mendukung performa atlet Indonesia. Ia menyebut karakter lintasan yang dihadapi memiliki kemiripan dengan lokasi latihan di Tanah Air.
“Alhamdulillah kami bisa mempersembahkan medali emas untuk Indonesia. Kondisi trek cukup sesuai dengan latihan kami, mirip seperti saat berlatih di Jatiluhur. Meski ada angin samping, itu tidak terlalu memengaruhi,” ujar Sutrisno.
Ketua Umum PB PODSI, Basuki Hadimuljono, menegaskan bahwa hasil tersebut merupakan buah dari program pembinaan dan latihan berkelanjutan yang dijalani para atlet. Menurutnya, kesiapan atlet Indonesia tidak lepas dari kualitas venue latihan yang tersebar di berbagai daerah.
“Ini hasil dari konsistensi training jangka panjang. Atlet sangat militan menjalani pemusatan latihan, dan itu terbukti dengan dua emas dan satu perak hari ini,” kata Basuki.
Basuki juga menambahkan, hingga saat ini kontingen dayung Indonesia telah mengoleksi tujuh emas, delapan perak, dan tujuh perunggu, dengan peluang penambahan medali masih terbuka dari nomor Dragon Boat dan Beach Rowing pada hari-hari berikutnya.













