Waduh, Prabowo Spill Ada Kekuatan Asing yang Nggak Suka Indonesia Makin Kuat!

Editor: Alfian Tegar
Senin, 15 Desember 2025 | 21:06 WIB
Waduh, Prabowo Spill Ada Kekuatan Asing yang Nggak Suka Indonesia Makin Kuat!
[Tim Media Presiden]

astakom.com, JakartaPresiden Prabowo ungkap ada pihak dengan kekuatan asing yang sejak lama tidak menyukai Indonesia semakin berkembang dan kuat, khususnya dalam penanganan bencana alam di wilayah Sumatera.

Hal ini disampaikan oleh Presiden Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna, yang digelar di Istana Negara, Senin (15/12/2025).

“Justru disaat ini ada kecenderungan segelintir, terutama yang punya motivasi politik terus terang saja melihat ada pihak-pihak kekuatan luar yang dari dulu selalu saya tidak mengerti, tidak suka sama Indonesia, tidak suka Indonesia kuat, Indonesia mantap gitu,” ujar Presiden Prabowo, dalam pidato pembuka Sidang Kabinet Paripurna, Senin (15/12/2025).

Presiden Prabowo menyampaikan bahwa pihak-pihak yang dimaksud hanya menyebarkan kebohongan dan ketidakbenaran terhadap pemerintah, dalam penanganan bencana alam.

“Di tengah bencana mereka yang ditonjolkan adalah kebohongan, ketidakbenaran, dikatakan pemerintah tidak hadir,” ujar Presiden Prabowo.

“Sekarang lihat, pemerintah Indonesia ini kuat, TNI kuat, Polri kuat, BNPB kuat, Basarnas kuat, mampu kita kerahkan helikopter dalam waktu singkat, belasan pesawat terbang, ada tempat2 BBM diantar dengan pesawat terbang, ini hanya bisa oleh negara yang kuat,” imbuh Presiden Prabowo.

Prabowo instruksikan penertiban izin usaha perusahaan hutan

Ketegasan Presiden Prabowo juga diperkuat dengan tindakan memerintahkan Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni pada saat rapat terbatas (ratas) di Hambalang, Minggu (14/12/2025).

Melansir redaksi astakom.com, Presiden Prabowo meminta Menhut mengambil langkah tegas penertiban kegiatan usaha sejumlah perusahaan pemanfaatan hutan yang perparah bencana di Sumatera.

Atas instruksi Presiden Prabowo, Raja Juli tegas akan mencabut 22 Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) dengan luas sebesar 1 juta hektare lebih.

“Jadi secara resmi hari ini saya umumkan kepada publik atas arahan Pak Presiden saya akan mencabut 22 PBPH perizinan berusaha pemanfaatan hutan yang luasnya sebesar 1.012.016 hektare,” kata Raja Juli, dalam konferensi pers, Senin (15/12/2025).

Gen Z Takeaway
Intinya, Presiden Prabowo menegaskan ada pihak berkepentingan, termasuk kekuatan asing, yang meragukan bahkan mendiskreditkan Indonesia di tengah penanganan bencana, padahal negara dinilai mampu bergerak cepat dengan kekuatan aparat dan lembaga yang solid. Sikap tegas ini diperkuat dengan instruksi penertiban izin usaha hutan, termasuk pencabutan 22 PBPH, sebagai upaya serius negara membenahi akar masalah bencana dan menjaga Indonesia tetap kuat.

Illegal Logging Menhut Menhut Raja juli Pidato Presiden Prabowo Prabowo Subianto Presiden Prabowo Presiden Prabowo Subianto sidang kabinet paripurna Sumatera Pulih

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB