astakom.com, Jakarta – Pembalap sepeda putri Indonesia, Ayustina Delia Priatna, kembali menunjukkan kelasnya dengan meraih medali emas di nomor individual time trial (ITT) putri pada SEA Games 2025 di Thailand, Senin (15/12). Prestasi ini menjadi momen penting sekaligus titik balik dalam kariernya setelah melalui periode penuh tantangan dan tekanan mental.
Pada perlombaan yang digelar di Burapha Prachaphakdi Park, Bangkok, Ayustina tampil dominan dan mencatatkan waktu tercepat 59 menit 18 detik, mengungguli dua wakil tuan rumah Thailand, Phetdarin Somrat (1 jam 2 menit 31 detik) dan Chaniporn Batriya (1 jam 2 menit 40 detik).
Usai lomba, Ayustina menyatakan bahwa medali emas yang diraihnya bukan sekadar prestasi, tetapi juga momentum kebangkitan setelah sempat mengalami masa sulit di luar lintasan. “Emas ini adalah awal dari segalanya, titik kembali,” ujar dia, mengungkapkan makna mendalam dari kemenangan tersebut.
Keberhasilan ini bukan kali pertama bagi Ayustina di nomor ITT SEA Games. Ia pernah meraih emas pada SEA Games 2021 di Vietnam, sementara pada edisi 2023 di Kamboja, nomor ini tidak dilombakan.
Prestasi Ayustina juga menjadi modal penting jelang ajang internasional yang lebih tinggi, seperti Asian Games 2026 Aichi-Nagoya dan Olimpiade 2028 di Los Angeles, yang menjadi target berikutnya dalam kariernya.
Kontribusi Ayustina turut memperkuat koleksi medali cabpeg balap sepeda Indonesia, yang hingga kini telah menyumbangkan tiga emas dan dua perak untuk Kontingen Merah Putih di SEA Games 2025. Emas lainnya datang dari road race beregu putra dan nomor mountain bike cross country eliminator, sementara perak diraih dari nomor downhill putra dan putri.
Gen Z Takeaway
Ayustina Delia Priatna buktiin kalau jatuh di masa sulit bukan akhir segalanya. Sempat dihantam tekanan, dia bangkit, fokus lagi, dan gas full sampai emas ITT di SEA Games 2025. Pesannya relate banget: proses emang nggak selalu mulus, tapi kalau konsisten dan nggak nyerah, comeback manis itu nyata, pelan tapi pasti, asal terus jalan.

