Jumat, 13 Mar 2026
Jumat, 13 Maret 2026

Pekan ini Harga Emas Tampak Lesu, Kalian Tim Buy or Bye?

Reporter: Shintiya

astakom.com, Jakarta – Harga emas Antam pekan ini, Selasa (9/12/2025) tercatat turun tipis dibanding hari sebelumnya. Penurunan ini berlaku di hampir semua ukuran.

Dilansir dari laman logammulia.com, untuk ukuran 1 gram, harga jualnya sekarang berada di Rp2.403.000. Angka ini turun Rp6.000 dari posisi kemarin. Tercatat diawal pekan ini, Senin (8/12/2025) harga emas 1 gram seharga Rp2.409.000.

Sementara itu, harga emas termurah ukuran 0,5 gram kini berada di Rp1.251.500, sedikit lebih rendah dari harga sebelumnya. Penyesuaian juga terjadi di ukuran lainnya.

Ukuran 5 gram kini dijual Rp11.830.000, sedangkan 10 gram dibanderol Rp23.580.000. Untuk ukuran lebih besar seperti 25 gram dan 50 gram, harganya masing-masing berada di Rp58.785.000 dan Rp117.405.000.

Emas ukuran jumbo seperti 100 gram dipatok Rp234.660.000. Bahkan ukuran 500 gram dan 1.000 gram tembus hingga Rp1.172.400.000 dan Rp2.343.600.000.

Harga Buyback Ikut Turun

Harga buyback juga ikut turun ke angka Rp2.263.000 per gram. Buyback sendiri adalah harga ketika toko atau tempat jual beli emas seperti Antam atau Pegadaian mau membeli kembali emas yang kita jual.

Di Pegadaian, harga buyback untuk emas Antam, Galeri 24, dan UBS bergerak variatif. Setiap merek dan ukuran punya harga beli kembali yang berbeda.

Sebagai contoh, buyback emas Galeri 24 untuk ukuran 0,5 gram berada di sekitar Rp1.140.000, sementara ukuran 1.000 gram dibeli kembali di kisaran Rp2.258.357 per gram.

Untuk ukuran menengah seperti 10 gram dan 25 gram, buyback-nya tercatat di Rp22.807.000 dan Rp56.738.000.

Sebelumnya, Harga emas Antam sempat menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa atau all time high (ATH) pada Selasa (21/10/2025) yakni menyentuh harga Rp 2,487.000 per gram. (shinty/aSP)

Gen Z Takeaway
Harga emas lagi turun tipis di semua ukuran, termasuk harga buyback yang ikut melemah. Meski pernah tembus rekor ATH tahun ini, gerakannya yang fluktuatif bikin kita perlu lebih rasional: ini momen buat nambah aset saat harga koreksi, atau justru mending tahan dulu sambil lihat arah pasar?

Feed Update

Drama Selat Hormuz: Dua Kapal Pertamina Masih Hold di Teluk, Pemerintah Gaspol Negosiasi

astakom.com, Jakarta - Dua kapal Pertamina, yaitu VLCC Pertamina Pride dan Gamsunoro, masih berada di zona konflik Timur Tengah (Timteng). Pemerintah saat ini terus bernegosiasi...

APBN Defisit Rp135,7 Triliun di Triwulan I 2026, Purbaya Sebut Masih Terkendali

astakom.com, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sampai Februari 2026 dalam gelaran konferensi pers...

Harga Emas Kompak Drop, Antam Turun Rp45 Ribu

astakom.com, Jakarta - Harga emas hari ini Kamis (12/3/2026) kompak turun. Untuk emas antam turun Rp45.000 jadi Rp3.042.000 per gram, dari harga sebelumnya 11...

Genap Setahun, Rosan: Danantara Jadi Kekuatan RI Hadapi Tensi Geoekonomi Global

astakom.com, Jakarta - Dalam rangka tasyakuran satu tahun Danantara, CEO Danantara Rosan Roeslani menyampaikan pesan menyentuh tentang keberadaan Danantara. Rosan menyebut dalam satu tahun adanya...

Komisi XI DPR Umumkan 5 Anggota DK OJK, Friderica Jadi Ketua

astakom.com, Jakarta - Setelah melalui uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) kepada 10 calon Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK), Komisi...

Positif! Kuartal I 2026: Indikator Ekonomi Domestik Ekspansi Kuat, Purbaya: Tetap Waspadai Ketidakpastian Global!

astakom.com, Ekbis- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan bahwa ekonomi Indonesia tengah mengalami ekspansi yang kuat pada kuartal I awal tahun 2026 ini. Indikator...