astakom.com, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) membagikan kacamata pintar berbasis AI kepada penyandang tunanetra, termasuk Latief (29), di Yayasan Mitra Netra Jakarta. Perangkat bernama “Mata Kita” ini mampu membaca teks, mengenali wajah, memindai dokumen, hingga mendeteksi pecahan uang. Program ini diberikan gratis untuk membantu tunanetra belajar, bekerja, dan menjalani aktivitas harian dengan lebih mudah.
Kacamata buatan Jerman tersebut masih dalam tahap uji coba, namun sudah digunakan di lingkungan pendidikan dan pekerjaan. Ke depan, perangkat ini akan dikembangkan agar dapat membantu navigasi di ruang publik, seperti mendeteksi pintu atau objek yang menghalangi jalan. Program ini menjadi komitmen pemerintah untuk meningkatkan aksesibilitas dan inklusivitas bagi penyandang disabilitas.

