Janji Presiden Prabowo OTW Terwujud: Kereta Khusus Petani-Pedagang Beroperasi, Pemerataan Ekonomi Makin 'ngeGas!
Reporter: Shintiya
atakom.com, Banten - Teringat beberapa waktu lalu, disela- sela peresmian stasiun Tanah Abang dan uji coba pegoperasian Kereta Api khusus Pedagang-Petani, kini barang itu sudah terwujud guys!
Kolaborasi visi pemerataan ekonomi Presiden Prabowo dengan inovasi di sektor transportasi Indonesia, dkterjemahkan oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI. Awal pekan Desember ini, resmi meluncurkan Kereta Petani dan Pedagang pada layanan Commuter Line Merak mulai Senin pekan pertama Desember ini.
Diharapkan keberadaan kereta api untuk kalangan pelaku UKM itu, akan terjadi percepatan suplai barang dan hasil pertania di daerah ke pusat (para distributor). Angkutan Kereta Api khusus ini juga memotong banyak proses transit suplai barang yang selama ini memakan banyak biaya.Hal ini menjadi bukti nyata pemerintah dalam meningkatkan pelayanan transportasi publik. Selain itu kereta khusus petani dan pedagang menjadi akomodasi yang tepat untuk pemerataan ekonomi. Terlebih bagi petani dan pedagang di Banten.
Hanya Rp3000 ongkos Kereta khusus Petani- Pedagang!
Untuk dapat menggunakan layanan ini, pengguna hanya perlu membayar Rp3.000. Soalnya kereta ini sudah dapat subsidi PSO dari Kementerian Perhubungan, sehingga harganya terjangkau."Inovasi ini dihadirkan untuk memudahkan petani dan pedagang dalam mengangkut hasil bumi dan barang dagangan dengan aman, cepat, dan anti macet di perjalanan," tulis KAI melalui media sosial, dikutip pada Selasa (9/12/2025).
Dalam unggahan resmi media sosialnya KAI, @kai121_, Kereta khusus ini merupakan hasil kolaborasi KAI Group dan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan, dengan seluruh proses desain dan modifikasi dikerjakan Balai Yasa Surabaya Gubeng.
Kereta ini didesain sedemikian rupa sehingga sesuai dengan kebutuhan dan kenyamanan penumpang yang notabenenya petani dan pedangan.
"Inovasi ini dihadirkan untuk memudahkan petani dan pedagang dalam mengangkut hasil bumi dan barang dagangan dengan aman, cepat, dan anti macet di perjalanan," tulis KAI melalui media sosial, dikutip pada Selasa (9/12/2025).
Layanan dan Fasilitas Kereta khusus Petani- Pedagang
Kereta Petani dan Pedagang ini mampu mengangkut 73 seat dengan bagasi yang luas. Layanan ini dirangkaikan pada 14 perjalanan Commuter Line Merak setiap hari. Dengan 11 stasiun pemberhentian dari Rangkasbitung hingga Merak.Pada rangkaian ini, setiap pengguna hanya diperbolehkan membawa dua koli barang berukuran besar. Untuk menggunakan layanan ini, pelanggan dapat mendaftar Kartu Petani dan Pedagang. Pendaftaran melalui loket registrasi yang telah disediakan pihak KAI.
Jika sudah mendapatkan kartu, calon penumpang dapat membeli tiket sejak H-7, dan melakukan boarding lebih awal. Meski begitu, pengguna tanpa kartu tetap bisa membeli tiket jika kuota masih tersedia.
Pada hari pertama beroperasi, tercatat ada 95 penumpang. Mereka memanfaatkan fasilitas dan layanan baru mode kereta cepat untuk membawa barang bawaan berupa hasil pertanian, olahan makanan, dan kerajinan.
Wujud Keberpihakan Pemerintah ke Petani dan Pedagang
Beroperasinya Kereta Khusus Petani dan Pedagang ini menunjukkan kalau Prabowo beneran nge-backup petani dan pedagang kecil. Sesuai dengan visinya soal pembangunan dari desa agar ekonomi makin merata dan kemiskinan bisa dipangkas.Dengan transportasi publik yang lebih inklusif dan tarif yang disubsidi, kebijakan ini membuat pelaku usaha rakyat miliki akses yang tak terbatas. Mereka menjadi lebih gampang dan murah untuk ngangkut hasil bumi atau dagangan, lebih cepat, lebih aman, dan lebih efisien.
Dampak dari inovasi ini adalah mobilitas ekonomi jadi makin lancar, peluang cuan makin terbuka, dan daya saing ikut naik. Sekaligus ngegas peran KAI sebagai "game changer" pemerataan ekonomi, bukan cuma operator kereta komersial saja. (Shinty/ aSP)










