2 Brand Mode Italy Bergabung, Prada Akuisisi Versace: Nilai Akuisisinya Worth It kah?
Reporter: Shintiya
astakom.com, Ekonomi- Brand fashion ternama, Prada membuat pernyataan resmi. Brand asal Italy itu merilis bahwa mereka telah mengakuisisi merek fashion mewah Versace. Akuisisi itu mendapat sorotan. Publik menilai harga jual akuisisi Versace terlalu murah.
Diketahui, Prada hanya perlu mengeluarkan uang Rp22 Triliun untuk bisa memperbesar pasar dari gabungan dengan brand Versace.
Dilansir dari laman Business of Fashion, Senin (8/12/2025), harga pembelian Versace sebelumnya pada 2018 oleh Capri Holding lebih besar. Yakni senilai USD 2 miliar, atau setara Rp 33,2 triliun. Penurunan harga jual ini mempertegas kondisi Versace yang sedang terdesak.
Dengan Versace bergabung bersama Prada Group, perusahaan kini punya peluang lebih besar untuk memperluas pasar. Meningkatkan pengaruh fashion di dunia, dan memperkuat posisinya di industri pakaian premium.
Potensi dorong persaingan brand mewah global
Langkah ini dianggap sebagai awal baru bagi kedua brand Italia tersebut. Baik dalam urusan desain maupun pengembangan bisnis.Banyak analis menilai akuisisi ini bisa menjadi momen penting yang membantu industri mode Italia bersaing lebih kuat dengan perusahaan-perusahaan mewah asal Prancis yang selama ini mendominasi pasar global.
Masalah Internal Prada dan Versace
Beberapa tahun belakangan penjualan dan transisi kreatif Versace menukik tajam terutama selepas kepergian Donatella Versace. Direktur Kreatif rumah mode raksasa ini mundur setelah memimpin perusahaan yang didirikan kakaknya ini selama 27 tahun.Dengan pertimbangan yang matang, Dario Vitale ditunjuk Versace untuk menggantikan posisi krusial perusahaan itu, Direktur Kreatif.
Namun, tak bertahan lama, Vitale diketahui akan meninggalkan Versace secara resmi pada 12 Desember 2025. Padahal dia baru menjabat jadi Direktur selama 8 bulan.
Keputusan itu diambil berdasarkan kesepakatan bersama antara kedua belah pihak, dan telah diputuskan beberapa bulan yang lalu.
Akuisisi ditengah rumor pergantian direktur kreatif
Untuk menggantikan posisi sementara Vitale, Versace menunjuk CEO Versace, Emmanuel Gintburger. Kini perusahaan sedang mencari kandidat yang tepat untuk menggantikan posisi Vitale secara permanen.Belajar dari masa lalu, Prada kini akan berhati-hati ketika mencari kandidat untuk memimpin proses brainstorming kreatif. Dikatakan Prada akan mencari direktur kreatif yang lebih berpengalaman dalam merek tersebut. Lantaran sebelumnya mengalami kegagalan saat merger dan akuisisi. (Shnty/ aSP)










