Na Daehoon Resmi Menang Hak Asuh, Sidang Verstek Bikin Nama Jule Jadi Sorotan
Reporter: Dhea
astakom.com, Jakarta — Polemik perceraian Na Daehoon dan Julia “Jule” Prastini memasuki babak baru. Setelah beberapa kali sidang tanpa kehadiran Jule, pengadilan akhirnya menjatuhkan putusan verstek yang menetapkan Daehoon sebagai pemegang hak asuh penuh atas ketiga anaknya.
Setelah menjadi sorotan publik dalam beberapa pekan terakhir, perselisihan hak asuh antara Na Daehoon dan Julia Prastini akhirnya menemukan titik akhir. Pada 3 Desember 2025, pengadilan resmi menjatuhkan putusan cerai verstek, setelah Jule tiga kali absen dari panggilan sidang.
Pengesahan Hasil sidang
Kuasa hukum Daehoon, Rio Effendi, membenarkan bahwa sidang telah mengesahkan permohonan talak kliennya.“Sudah keluar putusannya sejak Rabu, 3 Desember 2025,” ujarnya kepada awak media.
Dalam putusan tersebut, majelis hakim menetapkan bahwa hak asuh penuh atas ketiga anak pasangan ini jatuh kepada Na Daehoon hingga mereka dewasa atau menikah. Keputusan ini menjadi lanjutan dari proses persidangan yang sebelumnya sempat mengalami kebuntuan, termasuk gagalnya mediasi yang dijadwalkan pada sidang awal.
Sang Ibu Julia Prastini tetap diberi hak berhubungan
Meski demikian, pengadilan tetap memberi ruang bagi Julia Prastini untuk berhubungan dengan anak-anaknya. Hakim mewajibkan Daehoon memberikan akses pertemuan kapan saja, sehingga sang ibu tetap dapat menjaga ikatan emosional dengan ketiga anaknya.Keputusan ini diambil setelah Jule mangkir sebanyak tiga kali dari proses persidangan dan mulai sejak sidang perdana pada 18 November 2025, hingga agenda mediasi. Ketidakhadiran tersebut membuat majelis hakim menerapkan putusan verstek sesuai peraturan yang berlaku.
Di media sosial, reaksi publik pecah. Banyak warganet mendukung keputusan hakim yang dianggap menimbang kepentingan anak. Sebagian lainnya menyampaikan keprihatinan akan kondisi psikologis ketiga anak yang kini akan diasuh penuh oleh sang ayah.
Bagi Daehoon, keputusan ini bukan hanya status hukum semata, tetapi langkah besar dalam menjalankan tanggung jawab sebagai ayah. Sementara bagi Jule, meski tidak lagi tinggal serumah, hukum tetap memberinya hak bertemu dan berinteraksi dengan anak-anaknya.
Dengan putusan verstek ini, konflik yang menyita perhatian publik tersebut resmi memasuki fase baru. Masyarakat kini menunggu bagaimana dinamika hubungan keluarga ini berlanjut setelah keputusan pengadilan disahkan. (naD/aSP)













