Kode Saham Agrobisnis dan Tambang Hari ini Cenderung Lesu, Imbas Kerusakan Lingkungan di Sumatera?
Repoeter: Shintya
astakom.com, Jakarta - Banjir Sumatera dan isu kerusakan alam yang terjadi di Sumatera kerap dikaitkan dengan kegiatan pengalihan fungsi ekosistem, lahan dan alam. Hal ini tentu mempengaruhi emiten pergerakan saham. Terutama di bidang agrobisnis dan tambang.
Berikut daftar pergerakan saham pada emiten perusahaan terkait :
Kode saham untuk PT Indonesian Tobacco Tbk, adalah ITIC. Perusahaan ini bergerak di industri tembakau.Dilansir dari Aplikasi Stokbit, harga saham per hari ini, 4 Desember 2025, pukul 10.00 WIB, menjukkan harga bergerak sideways.
Harga terakhir 418 (naik +2 atau +0,48%).
Selama beberapa hari terakhir, harga ITIC berada di rentang 410–435. Tidak ada tren kuat naik atau turun.PT. Astra Agro Lestari Tbk dengan kode AALI, bergerak di bidang perkebunan dan agroindustri kelapa sawit.
Saham AALI ditutup pada harga Rp 7.750, naik Rp 100 dari kemarin — yaitu kenaikan 1,31%. (3/12/2025).
PT Perusahaan Perkebunan London Sumatra Indonesia Tbk dengan kode saham LSIP.
Perusahaan bergerak di bidang agribisnis, khususnya perkebunan kelapa sawit dan karet. Saham mengalami penurunan menjadi 1.330,00 IDR −10,00 atau setara dengan (0,75%) hari ini, 4 Des, 09.01 WIB.
Temuan dari data Bursa Efek Indonesia saat ini saham berada di level 1.330 rupiah per lembar. Hari ini harga sahamnya turun 10 rupiah, atau -0,75%, dibandingkan harga penutupan sebelumnya, 4 Des, 09.01 WIB
PT. Cisadane Sawit Raya Tbk dengan kode CSRA
Harga terakhir: 890, perubahan naik +5 poin (+0,56%). Rentang hari ini: 885 – 895. Artinya harga stabil, naik sedikit, dan tidak volatil.Saham dari PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk. (SMART) memiliki kode emiten SMAR. Perusahaan ini merupakan bagian dari Sinarmas Group, yang bergerak di bidang agribisnis dan teknologi.
Harga terakhir: 4.870 dan turun -10 poin (-0,20%). Artinya: harga bergerak sangat sempit, turun sedikit, dan cenderung lesu.
"Perusahaan Pertambangan (Batu Bara) di Sumatera"
Beberapa perusahaan tambang batu bara besar yang beroperasi di Sumatera dan terdaftar di BEI meliputi:
PTBA (PT Bukit Asam Tbk): Perusahaan ini memiliki area operasional utama di Tanjung Enim, Sumatera Selatan.
Harga terakhir: 2.310. Perubahan: 0 (sideways, tidak naik/turun). Artinya: harga bergerak sangat sempit dan stabil.
ITMG (PT Indo Tambangraya Megah Tbk): Memiliki beberapa lokasi tambang, termasuk di Sumatera.
ITMG tidak mengalami kenaikan maupun penurunan bersih — harganya stagnan dibanding penutupan kemarin.
Harga kemarin (close) → 21.975, (3/12.) Harga sekarang (last) → 21.975 → 0,00 % perubahan.
Meski ada sedikit fluktuasi intraday (dibuka di 22.025, sempat turun ke 21.925), pada akhirnya tertutup di angka yang sama dengan penutupan kemarin.
ADRO (PT Adaro Energy Indonesia Tbk): Meskipun operasi utamanya di Kalimantan, grup Adaro juga memiliki entitas anak yang beroperasi di sektor energi dan pertambangan lain di berbagai wilayah Indonesia.
ADRO mengalami penurunan dari kemarin ke hari ini. Dari 1,850 → 1,830. Terlihat penurunan sebesar –1.08%.
(Shnty/aSP)
Gen Z Takeaway
Isu lingkungan bikin saham agribisnis dan tambang hari ini cenderung main aman: ITIC, PTBA, dan ITMG stagnan, AALI serta CSRA naik tipis, sementara LSIP, SMAR, dan ADRO melemah.









