Reporter: Shintya
astakom.com, Jakarta- Holding bisnis Pertambangan negara MIND ID yang menjadi tulang punggung proyek hilirisasi sukses meningkatkan angka investasi sebanyak 58,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kemeneterian ESDM melalui menyampaikan capaian MIN ID tersebut dalam ekspos disebuah forum bisnis media.
Sepanjang Januari hingga September pemerintah, melalu kemeneterian ESDM mencatat realisasi investasi hilirisasi tembus hingga Rp431,4 triliun.
Dalam hal ini, MIND ID memiliki andil besar pada lonjakan angka investasi. MIND ID berperan dalam mengelola sumber daya mineral dan batubara Indonesia.
Dalam proyeksi bisnis hilirisasinya, MIND ID mengaplikasikan proyek-proyeknya secara terintegrasi. Sehingga meningkatkan efisiensi antar anggota holding dan tercapainya nilai tambah.
Lonjakan Positif Investasi Dipengaruhi Kebijakan Presiden
Selain itu, lonjakan nilai investasi ini dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah yang ketat. Kini, pemerintah tidak lagi mengizinkan ekspor bahan bakar mentah. Lalu, pemerintah juga mewajibkan proses pengolahan dilakukan di dalam negeri.
“Kita sudah masuk ke kebijakan yang tidak lagi mengizinkan sumber daya alam diekspor dalam bentuk raw material. Setidaknya proses tier pertama harus dilakukan di dalam negeri,” kata Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi, Todotua Pasaribu, di Jakarta Rabu, 19 November 2025.
Hilirisasi jadi Dorong Tranformasi Ekonomi Berbagai sektor
Hilirisasi pengoptimalan nilai tambang dari hulu ke hilir bukan hanya berperan dalam meningkatkan value dari sumber daya alam. “Tetapi juga menjadi fondasi utama transformasi ekonomi Indonesia” ujar Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi, Todotua Pasaribu, di kutip astakom.com
Temuan data yang dikemukakan Todotua juga mengklaim kenaikan realisasi investasi yang menembus angka Rp431,4 triliun itu didominasi oleh sektor mineral. Selanjutnya sektor perkebunan dan kehutanan, diikuti oleh sektor migas, serta perikanan.
Prubahan Strutural BUMN juga Berdampak positif
Todotua menyebutkan capaian tersebut menjadi bukti perubahan struktural dalam komposisi investasi Indonesia.
“Tahun lalu totalnya hanya sekitar Rp42,9 triliun. Kenaikan tahun ini membuktikan bahwa hilirisasi memberikan impact langsung pada peningkatan investasi nasional,” ungkap Todotua dalam paparanya di forum bisnis tersebut.
Dia juga menambahkan bahwa berkat sumber daya alam Indonesia yang melimpah diikuti dengan sumber daya manusia yang banyak juga posisi geopolitik yang berada di jalur perdagangan global membuat Indonesia berpeluang untuk mempercepat industrialisasi.
Gen Z Takeaway
Lonjakan investasi hilirisasi yang tembus Rp431,4 triliun sepanjang Januari–September ini nunjukin kalau peran MIND ID makin krusial sebagai tulang punggung pengolahan mineral dalam negeri, apalagi didorong kebijakan larangan ekspor bahan mentah yang ditegaskan Todotua Pasaribu—hasilnya bukan cuma menaikkan nilai tambah SDA, tapi juga jadi fondasi nyata transformasi ekonomi nasional menuju industrialisasi yang lebih kuat dan mandiri.

