Ditengah Musibah Banjir Sumatera, Beberapa Lokasi Terdampak Dilanda Kelangkaan BBM
Reporter: Shintya
stakom.com, Jakarta– Pasca banjir bandang terjadi di wilayah Sumatera Barat, Sumatera Utara, hingga Padang, kini, beberapa kawasab terdampak tersebut juga terancam dilanda beberpa krisis suplai barang dan BBM.
Diinformasikan hari ini (02/12/2026), warga terdampak banjir alami kelangkaan BBM di SPBU Pertamina.
Hal ini disebabkan oleh terhambatnya pasokan Bahan Bakar Minyak di Sumatera Utara akibat cuaca buruk yang terjadi beberapa hari terakhir.
Antrian di SPBU lokasi terdampak
Untuk mendapatkan BBM, sejumlah warga rela mengantre hingga antreannya menguular sampai ke jalan raya dan mengganggu laju lalu lintas. Sebut saja di SPBU Pertamina jalan Siborong-borong menuju Parapat, Kecamatan Bonatua Lunasi, Kabupaten Toba, Sumatera Utara.Para pengemudi sepeda motor hingga truk mengantre untuk mendapatkan BBM jenis pertalite dan bio-solar di SPBU Jalan Sisingamangaraja. Hal ini menyita perhatian pemerintah daerah dan pusat.
Pasalnya, kelangkaan ini terjadi bukan hanya di satu atau dua tempat, melainkan di banyak daerah. Dari Kota Medan, Deli Serdang, Kota Binjai hingga Kota Pematang Siantar.
Upaya Pemerintah Atasi Kelangkaan
Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, buka suara soal kelangkaan ini. Dia mengungkapkan pihaknya telah menyampaikan keluhan warga terkait kelangkaan pasokan BBM di sejumlah wilayah. Sementara itu, Surya, telah berkoordinasi dengan pihak Pertamina Patra Niaga Sumatera Utara untuk bisa segera atasi penyebab antrean panjang itu.Politikus Partai Golkar ini membeberkan data dari Dinas Perindustrian Perdagangan Energi dan Sumber Daya Mineral Sumatera Utara, bahwa kebutuhan BBM harian di daerah tersebut mencapai 6.000 kiloliter.
Dalam upaya mengatasi kelangkaan ini, Region Manager Retail Sales Pertamina Sumatera Bagian Utara I Gusti Bagus Suteja mengatakan bahwa stok BBM dan elpiji di Sumatera Utara masih terkendali dan cukup. Akan tetapi pendistribusiannya sempat terganggu akibat cuaca buruk beberapa waktu lalu. Menurutnya, saat ini, 2 Desember 2025 penyaluran ke SPBU mulai kembali normal.
Sebagai langkah mitigasi, Pertamina menyiapkan jam operasional SPBU menjadi 24 jam. Hal ini diharapkan dapat mengurangi antrean. (deA/ aSP)
Gen Z Takeaway: Sumut mengalami kelangkaan BBM pasca banjir karena distribusi terganggu cuaca buruk, bikin antrean panjang di banyak SPBU. Pemerintah dan Pertamina langsung turun tangan, memastikan stok aman meski penyaluran sempat tersendat. Kini distribusi mulai normal dan SPBU dioperasikan 24 jam untuk mengurai antrean.









