Kerugian Dampak Banjir yang Melanda Pulau Sumatera Capai Ratusan Miliar Rupiah
astakom.com, Jakarta - Banjir bandang yang menerjang kawasan Sumatera Utara, Aceh, hingga Sumatera Barat menyebabkan kerugian yang sangat besar. Pada Minggu, 30 November banjir meluas hingga wilayah Padang. Sementara ini, kerugian yang disebabkan oleh rusaknya infrastruktur terutama di Padang ditaksir hingga Rp 202,8 miliar.
"Cukup banyak infrastruktur yang rusak akibat bencana hidrometeorologi ini. Tidak saja infrastruktur, tetapi juga korban jiwa dan lainnya," kata Wali Kota Padang Fadly Amran mengutip Antara, Senin, 1 Desember 2025.
Menurut Fadly putusnya jembatan yang menghubungkan Kecamatan Pauh dengan Kecamatan Lubuk Kilangan, yakni Jembatan Gunung Nago menelan biaya yang besar.
"Kerusakan jembatan itu menelan kerugian yang mencapai Rp 45 miliar," ungkap Fadly.
Selain itu, nilai kerugian terbesar lainnya adalah putusnya Jembatan Kalawi Limau Manis yang diperkirakan mencapai Rp 35 miliar. Jembatan ini merupakan akses menuju kampus dan fasilitas di kawasan Limau Manis.
Total Jembatan yang Rusak
Berdasarkan laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BP9D) Kota Padang, ada enam jembatan yang terdampak parah. Dari total itu, dua diantaranya rusak parah, dan empat lainnya putus total.Pasalnya, jembatan yang putus dan rusak itu merupakan penghubung wilayah krusial. Terutama bagi sektor perekonomian di Padang.
Dampak Banjir Tidak Hanya Materi
Fadly menilai bencana banjir ini tidak hanya berimbas pada rusaknya fasilitas umum dan soal materi saja. Akan tetapi, banjir kali ini berimbas pada mobilitas masyarakat, layanan dasar hingga menelan korban jiwa.Tidak sampai disitu, Fadly juga mengatakan bahwa banjir yang disebabkan oleh intensitas hujan yang tinggi dan berlangsung dalam waktu yang lama membuat air sungai meluap. Hal itu yang menyebabkan kawasan pemukiman dan infrastruktur vital terhantam oleh air.
Dia juga menambahkan bahwa bencana ini memukul banyak sisi kehidupan warga, sehingga sekarang dia fokus untuk memetakan kerusakan dan memastikan penanganan yang tepat. (chnty/ aSP)









