Raymond/Joaquin “Next Big Thing” Ganda Putra Indonesia
astakom.com Jakarta — Pelatih ganda putra Indonesia, Chafidz Yusuf, menilai pasangan muda Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin memiliki kombinasi permainan yang sangat komplet. Chafidz menjelaskan bahwa sejak awal ia sudah melihat karakter keduanya saling melengkapi.
“Joaquin sebagai playmaker dan Raymond sebagai finishing-nya untuk power serangannya, itu secara teknis masuk gitu. Cuma memang awalnya itu saya lihat sekilas itu kemauannya juga ada, makanya apa yang mereka punya saya maksimalkan” kata Chafidz Kamis (27/11) dilansir dari kumparan.com.
Dalam penjelasannya, Chafidz menegaskan bahwa chemistry pasangan ini terbentuk secara natural sejak digabungkan. Menurutnya, kemampuan Joaquin dalam membaca permainan memungkinkan Raymond untuk memaksimalkan peluang dengan agresivitas dan power yang ia miliki. Kombinasi tersebut membuat keduanya tampil konsisten dalam beberapa turnamen terakhir.
Juara Australia Open 2025
Prestasi mereka pun langsung mencuri perhatian setelah sukses menjadi juara di Australia Open 2025, ajang level Super 500. Pada partai final, Raymond/Joaquin tampil luar biasa dengan menumbangkan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri lewat pertandingan tiga gim dengan skor 22–20, 10–21, dan 21–18.Kemenangan itu menjadi bukti bahwa pasangan muda ini mampu bersaing dengan para pemain elite Indonesia maupun dunia.
Keberhasilan tersebut juga memperkuat keyakinan Chafidz bahwa pasangan ini memiliki potensi besar untuk menjadi kekuatan baru sektor ganda putra Indonesia. Dengan kemampuan teknis yang semakin matang dan keberanian menghadapi para senior, Raymond dan Joaquin dinilai mampu melangkah lebih jauh di turnamen-turnamen besar mendatang.
Kombinasi playmaker-ulung dan finisher-tajam ini membuat nama Raymond/Joaquin kini semakin diperhitungkan sebagai generasi penerus kejayaan ganda putra Indonesia di level internasional. Banyak pecinta bulutangkis tanah air yang membandingkan dengan Kevin/ Marcus.













