INFOGRAFIS: Pertemuan Sang Jenderal dan Sang Raja, Proyeksi Kemitraan Strategis Indonesia-Yordania
astakom.com, Jakarta- Hubungan persahabatan Indonesia dan Yordania, bukan sekedar hubungan antara negara. Masing- masing pemimpin Raja Abdullah II (Yordania) dan Presiden Prabowo (Indonesia) punya kedekatan khusus.
Kedatangan Raja Yordania, Raja Abdullah II Al Hussein beberaqpa waktu lalu sepertinya tidak sekedar datang untuk mengunjungi Indonesia. Sang Raja datang kembali untuk bertemu dengan sahabat karibnya sejak lajang dulu, siapa lagi kalau bukan Presiden Prabowo Subianto.
Dalam catatan redaksi astakom.com, kunjungan Raja Yordania ke Indonesia adalah yang ke-2. Sebelumnya Raja Abdullah II juga pernah mengunjungi Indonesia pata Tahun 2014 dalam rangka menghadiri kegiatan pertemuan ahli tasawuf di Indonesia, yaitu Nahdlatul Ulama Sufi Gathering di Jakarta Convention Center (JCC).
Wajar jika publik melihat kunjungan pertemuan Yordania- Indonesia (14/11/2025) lalu terasa spesial. Sang Raja datang tidak hanya sekedar kunjungan kenegaraan. Nuansa kunjungan personal terlihat pada gestur dua sahabat lajang ini.
Kemitraan 30 tahun dan proyeksi strategis Indonesia- Yordania
Pada Infografis kali ini, redaksi astakom.com menyajikan detail- detail kemitraan apa saja yang pernah dilakukan oleh 2 negara Indonesia- Yordania. Mulai dari kemitraan bidang politik, pertahanan dan ekonomi-investasiSehingga publik dapat melihat, bahwa momen pertemua Raja Abdullah II dan Presiden Prabowo baru- baru ini tidak sekedar pertemuan 2 sahabat. Tapi lewat Infografis kali ini, publik juga dapat melihat detail neraca perdagangan kedua negara hingga proyeksi investasi Danantara dengan Yordania yang mungkin terealisasi beberapa tahun kedepan.
Selain aspek simbolis, kunjungan penting ini juga disertai tawaran investasi besar dari Yordania, yaitu pembiayaan proyek tol dan pipa gas senilai 21,71 triliun rupiah.
Tidak lupa, Infografis kali ini juga menghiite gelar kehormatan langka yang diterima Presiden Prabowo Subanto dari kerajaan Yordania. Bejeweled Grand Cordon Al-Nahda adalah gelar kehormatan dari Kerajaan Hasyimiyah Yordania, yang menariknya diberikan langsung di Istana Merdeka, Jakarta.
Bagian berikutnya menampilkan neraca perdagangan Indonesia–Yordania tahun 2024–2025. Data menunjukkan perbandingan nilai ekspor-impor tiap sektor dalam satuan juta USD, menggambarkan hubungan ekonomi yang terus berkembang.
Untuk lebih detailnya, silahkan pembaca menyimak gambar infografis yang kami sertakan diatas. (aSP/ JJ)








