Status Unggulan, Nigeria Gagal ke Piala Dunia 2026

Editor: A Cuwantoro
Senin, 17 November 2025 | 11:48 WIB
Status Unggulan, Nigeria Gagal ke Piala Dunia 2026
Timnas Nigeria kalah dari Republik Demokratik Kongo dalam laga playoff zona Afrika, hasil ini sekaligus mengubur mimpi tampil di Piala Dunia 2026. (Foto: Nigeria Football Federation)

astakom.com, Jakarta – Timnas Nigeria harus mengubur mimpi tampil di Piala Dunia 2026 setelah tumbang dari Republik Demokratik Kongo dalam laga playoff zona Afrika. Nigeria, yang datang dengan status unggulan, justru tersingkir lewat drama adu penalti yang berakhir pahit bagi Super Eagles.

Pertandingan berlangsung di Rabat dan dimulai dengan baik untuk Nigeria. Mereka memimpin lebih awal melalui gol Frank Onyeka pada menit ketiga. Serangan cepat itu sempat membuat pendukung Nigeria optimistis timnya akan menguasai laga dan mengamankan tiket ke babak berikutnya.

Namun, Kongo tidak tinggal diam. Mereka mulai menekan balik dan akhirnya menyamakan kedudukan lewat Meschak Elia pada menit ke-32. Gol tersebut mengubah momentum pertandingan dan membuat kedua tim kembali bermain lebih hati-hati hingga waktu normal berakhir.

Di babak tambahan waktu, kedua tim sama-sama gagal mencetak gol tambahan. Alhasil, pertandingan harus ditentukan lewat adu penalti. Pada fase inilah ketegangan memuncak. Tiga penendang Nigeria gagal mengeksekusi dengan baik, sementara para pemain Kongo tampil lebih percaya diri.

Kongo akhirnya menang 4–3 setelah Chancel Mbemba menjadi eksekutor penentu. Keberhasilan itu membawa mereka melaju ke playoff antarkonfederasi dan membuka peluang tampil di Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1974, ketika mereka masih bernama Zaire.
Pelatih Nigeria Tuduh Kongo Pakai Klenik
Kekalahan itu memicu kekecewaan besar di kubu Nigeria. Pelatih Éric Chelle kemudian melontarkan pernyataan kontroversial dengan menuduh para pemain Kongo menggunakan praktik maraboutage atau ritual “jampi-jampi” selama adu penalti. Ia mengklaim menyaksikan pemain lawan melakukan gestur ritual tertentu untuk mempengaruhi mental para penendang Nigeria.

Tuduhan Chelle memicu keributan di pinggir lapangan setelah laga berakhir. Ia dikabarkan terlibat adu argumen dengan staf Kongo, termasuk pelatih Sébastien Desabre. Insiden itu sempat memanas sebelum akhirnya dilerai oleh ofisial pertandingan.

Pihak Kongo sendiri membantah keras tudingan tersebut. Mereka menyebut kemenangan diraih lewat kerja keras dan fokus, bukan praktik supranatural seperti yang dituduhkan. Kontroversi ini kini menjadi bahan perdebatan luas di Afrika.

Bagi Nigeria, kegagalan ini menjadi pukulan berat. Setelah juga absen di Piala Dunia 2022, Super Eagles kembali harus menunda ambisi untuk kembali ke panggung terbesar sepak bola dunia. Publik Nigeria kini menantikan evaluasi besar-besaran dari federasi dan staf pelatih.

Gen Z Takeaway

Gokil sih, drama Nigeria vs Kongo ini vibes-nya kayak film horor–thriller campur bola! Nigeria gagal lolos Piala Dunia lewat adu penalti, eh pelatihnya malah nuduh Kongo pakai “jampi-jampi” segala. Netizen langsung heboh karena ini udah kayak storyline bola + dukun edition. Intinya, Nigeria harus rework total, sementara Kongo lanjut gaspol, tanpa tahu beneran pake magic atau cuma mental kuat aja.

FIFA Kongo Nigeria Piala Dunia 2026

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB