Masuki Tahap Legal Scrubbing, Perjanjian Dagang IEU CEPA Ditargetkan Berlaku Penuh Awal 2027

Editor: Khoirudin
Senin, 17 November 2025 | 19:30 WIB
Masuki Tahap Legal Scrubbing, Perjanjian Dagang IEU CEPA Ditargetkan Berlaku Penuh Awal 2027
Bendera negara-negara di kawasan Uni Eropa. [astakom/Pexels]

astakom.com, Jakarta – Uni Eropa resmi memulai proses legal scrubbing atau penyelarasan hukum dan penerjemahan teks Perundingan Indonesia–European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU CEPA).

Hal tersebut menandai fase akhir sebelum perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif Indonesia dengan Uni Eropa itu memasuki tahap penandatanganan resmi.

Duta Besar LBBP RI untuk Kerajaan Belgia, merangkap Keharyapatihan Luksemburg dan Uni Eropa, Andri Hadi, menyampaikan bahwa setelah proses penyelarasan hukum ini selesai, IEU CEPA ditargetkan dapat diimplementasikan pada awal 2027.

“Target bersama kedua pihak adalah IEU CEPA dapat berlaku penuh paling lambat pada awal 2027,” ujar Dubes Andri dalam keterangan tertulis, dikutip Senin (17/11/2025).

Dubes Andri menjelaskan bahwa Uni Eropa merupakan salah satu mitra strategis Indonesia, khususnya dalam bidang investasi. Blok tersebut menempati posisi ke-5 sebagai sumber investasi terbesar di Indonesia.

Ia mengungkapkan, lonjakan investasi dari Uni Eropa turut didorong oleh meningkatnya minat terhadap sektor transisi energi, manufaktur berkelanjutan, serta ekonomi digital di Indonesia.

Dari sisi perdagangan, hubungan ekonomi kedua pihak juga menunjukkan tren positif. Total perdagangan Indonesia–Uni Eropa tercatat mencapai USD30,1 miliar, dengan surplus bagi Indonesia sebesar USD4,5 miliar. Angka itu melonjak 75 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Ekspor Indonesia ke Uni Eropa juga tumbuh 4 persen, sementara impor justru menurun 9 persen. Hal ini mencerminkan peningkatan daya saing produk-produk Indonesia di pasar Eropa.

Sebelumnya, perundingan IEU CEPA telah dinyatakan selesai secara substansial dalam pertemuan Chief Negotiators pada 9–12 September 2025.

Penyelesaian tersebut kemudian diumumkan secara resmi dalam pertemuan antara Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan Komisioner Perdagangan dan Keamanan Ekonomi Komisi Eropa di Bali, pada 23 September 2025 lalu.

Ke depan, peran Perwakilan RI di negara-negara anggota Uni Eropa akan semakin krusial untuk mendukung persiapan implementasi IEU CEPA, termasuk harmonisasi regulasi dan penguatan kerja sama sektor-sektor prioritas.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menegaskan bahwa implementasi IEU CEPA akan membawa manfaat signifikan bagi Indonesia, terutama dalam perluasan akses pasar ekspor.

“Bagi Indonesia, implementasi IEU CEPA diharapkan memberikan manfaat strategis berupa perluasan akses pasar bagi berbagai produk ekspor unggulan, termasuk minyak sawit, alas kaki, kopi, furnitur, produk agrikultur, perikanan, dan perangkat telekomunikasi,” tutur Airlangga.

Airlangga Hartarto eropa IEU-CEPA Kemenko Perekonomian Perdagangan Uni Eropa

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB