Jumat, 13 Mar 2026
Jumat, 13 Maret 2026

Luhut: Bansos Digital Harus Transparan, Tepat Sasaran, dan Responsif

astakom.com, Jakarta – Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan, menegaskan komitmen pemerintah untuk membangun sistem bantuan sosial yang benar-benar transparan dan tepat sasaran, sebagaimana arahan Presiden Prabowo Subianto.

“Saya ingin kita semua menyamakan visi dengan pesan Presiden @prabowo yakni penyaluran bansos harus dilakukan secara transparan dan tepat sasaran, agar setiap anggaran yang dikeluarkan negara benar-benar menghadirkan rasa keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” kata Luhut, Kamis (13/11/2025).

Luhut menjelaskan, keberhasilan program bansos digital tidak hanya ditentukan oleh akurasi data, tetapi juga oleh sistem yang mampu menanggapi kebutuhan masyarakat.

Karena itu, pemerintah tengah menyiapkan mekanisme pengaduan atau koreksi data (grievance mechanism) agar warga dapat memperbaiki data mereka secara terbuka dan mudah.

“Jika ada warga yang merasa datanya keliru, sistem harus mampu memecahkan masalah mereka,” ujarnya.

Ia juga meminta agar setiap tahapan reformasi bansos ini dilakukan secara bertahap dan terukur, dengan persiapan yang matang.

“Sebagai seorang prajurit, saya selalu menekankan pentingnya prinsip bertahap, bertingkat, dan berlanjut. Setiap langkah harus diuji dan disiapkan dengan matang. Kita ingin bergerak cepat, tapi tidak tergesa-gesa,” jelasnya.

Luhut menilai, digitalisasi bansos melalui integrasi data lintas lembaga menjadi fondasi penting menuju sistem bantuan yang berkeadilan.

Dengan dukungan infrastruktur digital dan sinergi antarinstansi, lanjutnya, pemerintah menargetkan penyaluran bantuan tidak lagi berbasis asumsi, melainkan pada data valid dan terverifikasi.

“Yang lebih penting adalah prosesnya benar dan sistemnya siap untuk digunakan,” tegas Luhut.

Gen Z Takeaway

Pemerintah lagi ngepush sistem bansos yang transparan dan tepat sasaran, sesuai arahan Prabowo. Data harus rapi, sistem harus responsif, dan warga bisa gampang koreksi kalau ada yang salah. Semua proses dibikin step by step biar cepat tapi nggak chaos.

Feed Update

Drama Selat Hormuz: Dua Kapal Pertamina Masih Hold di Teluk, Pemerintah Gaspol Negosiasi

astakom.com, Jakarta - Dua kapal Pertamina, yaitu VLCC Pertamina Pride dan Gamsunoro, masih berada di zona konflik Timur Tengah (Timteng). Pemerintah saat ini terus bernegosiasi...

APBN Defisit Rp135,7 Triliun di Triwulan I 2026, Purbaya Sebut Masih Terkendali

astakom.com, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sampai Februari 2026 dalam gelaran konferensi pers...

Harga Emas Kompak Drop, Antam Turun Rp45 Ribu

astakom.com, Jakarta - Harga emas hari ini Kamis (12/3/2026) kompak turun. Untuk emas antam turun Rp45.000 jadi Rp3.042.000 per gram, dari harga sebelumnya 11...

Genap Setahun, Rosan: Danantara Jadi Kekuatan RI Hadapi Tensi Geoekonomi Global

astakom.com, Jakarta - Dalam rangka tasyakuran satu tahun Danantara, CEO Danantara Rosan Roeslani menyampaikan pesan menyentuh tentang keberadaan Danantara. Rosan menyebut dalam satu tahun adanya...

Komisi XI DPR Umumkan 5 Anggota DK OJK, Friderica Jadi Ketua

astakom.com, Jakarta - Setelah melalui uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) kepada 10 calon Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK), Komisi...

Positif! Kuartal I 2026: Indikator Ekonomi Domestik Ekspansi Kuat, Purbaya: Tetap Waspadai Ketidakpastian Global!

astakom.com, Ekbis- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan bahwa ekonomi Indonesia tengah mengalami ekspansi yang kuat pada kuartal I awal tahun 2026 ini. Indikator...