Airlangga Tegaskan Hilirisasi Sawit Jadi Jalan Indonesia Mandiri Energi

Editor: Khoirudin
Kamis, 13 November 2025 | 18:30 WIB
Airlangga Tegaskan Hilirisasi Sawit Jadi Jalan Indonesia Mandiri Energi
Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto. (Foto: Kemenko Ekon)

astakom.com, Jakarta - Pemerintah terus mempercepat langkah menuju kemandirian energi nasional melalui strategi hilirisasi minyak sawit, komoditas yang selama ini menjadi andalan ekspor Indonesia.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan, hilirisasi sawit bukan hanya soal peningkatan nilai ekonomi, tetapi juga bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat kedaulatan energi Indonesia.

Pernyataan itu ia sampaikan saat membuka secara virtual The 21st Indonesian Palm Oil Conference (IPOC) 2025 and 2026 Price Outlook di Bali, Kamis (13/11/2025).

“Minyak sawit akan terus memainkan peran kunci sebagai sumber pendapatan, energi, inovasi, dan kekuatan nasional. Kita tidak boleh berhenti pada ekspor bahan mentah," ujarnya dikutip astakom.com.

Airlangga mengatakan, bahwa hilirisasi sawit menjadi jalan bagi pemerintah untuk menjadikan sawit sebagai sumber energi hijau yang menopang ketahanan energi, sekaligus memperkuat ekonomi nasional.

"Melalui strategi hilirisasi, kita ingin meningkatkan nilai tambah, menciptakan lebih banyak lapangan kerja, dan memperkuat industri kita,” ujar Airlangga.

Salah satu wujud nyata dari kebijakan hilirisasi tersebut adalah program mandatori biodiesel B40, yang kini menjadi salah satu yang terbesar di dunia.

Sejak diterapkan pada tahun 2024, program tersebut telah berhasil mengurangi impor bahan bakar fosil lebih dari 15,6 juta kiloliter dan menekan emisi gas rumah kaca hingga 41,46 juta ton setara CO₂.

Kebijakan ini tidak hanya memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain utama energi hijau global, tetapi juga membuka peluang baru bagi industri domestik untuk memanfaatkan sumber daya lokal secara berkelanjutan.

Airlangga menjelaskan, langkah berikutnya yang sedang disiapkan pemerintah adalah pengembangan Bahan Bakar Penerbangan Berkelanjutan (Sustainable Aviation Fuel/SAF) berbasis minyak sawit.

“Salah satu contoh yang baik adalah kerja sama antara PT Pindad dan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) dalam Pengembangan Fasilitas Produksi Industri Pertahanan. Inisiatif ini akan memanfaatkan sumber daya lokal, termasuk material berbasis minyak sawit,” jelas Airlangga.

Untuk menjaga daya saing dan keberlanjutan industri sawit, pemerintah juga telah menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2025 tentang Sertifikasi Minyak Sawit Berkelanjutan Indonesia (ISPO).

Aturan ini memastikan produk sawit Indonesia memenuhi standar lingkungan dan ketelusuran global.

“Kami juga sedang mempersiapkan Sistem Informasi ISPO, yang menghubungkan data perkebunan, sertifikasi, dan perdagangan. Sistem ini juga meningkatkan transparansi dan memungkinkan pelacakan produk secara real-time,” ujar Menko Airlangga.

Gen Z Takeaway

Pemerintah lagi gaspol bikin Indonesia mandiri energi lewat hilirisasi sawit. Jadi, sawit sekarang nggak cuma buat ekspor, tapi juga bahan energi hijau yang ramah lingkungan. Airlangga bilang, langkah ini bisa buka banyak kerjaan baru dan bikin ekonomi makin kuat.

Airlangga Hartarto Hilirisasi Hilirisasi Sawit Hilirisasi Sumber Daya Kemenko Perekonomian minyak sawit sawit

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB