astakom.com, Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengalokasikan anggaran tambahan sebesar Rp4,3 triliun untuk program listrik desa (lisdes).
Sebagai informasi, lisdes merupakan program prioritas Pemerintah Indonesia yang bertujuan untuk melistriki seluruh desa dan rumah tangga yang belum mendapatkan akses listrik di pelosok negeri, terutama di daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia mengatakan, anggaran tersebut dialokasikan kepada PT PLN (Persero) selaku perusahaan milik negara yang menjalankan penugasan program listrik desa hingga akhir tahun ini.
“Ada sekitar Rp4,350,95 yang itu menjadi penugasan ke PLN untuk listrik desa dan penyambungan listrik gratis itu. Untuk rakyat kita,” ujar Bahlil dalam Rapat Komisi XII DPR RI, dikutip astakom.com, Rabu (12/11/2025).
Adapun dana tersebut berasal dari tambahan anggaran sebesar Rp6,28 triliun ke pagu Kementerian ESDM, yang totalnya sepanjang tahun 2025 ini mencapai Rp14,1 triliun.
Meski waktu yang tersisa untuk menjalankan program ini tinggal dua bulan lagi, namun ia yakin PLN bisa menjalankan penugasan yang diberikan pemerintah.
Sebab, Bahlil menuturkan, infrastruktur PLN sejauh ini sudah tersedia untuk menjalankan penugasan program listrik desa, sehingga perusahaan pelat merah itu kini tinggal melanjutkannya saja.
“Penugasan ini kita berikan kepada ke PLN, karena kami anggap bahwa waktunya pendek, dan mereka yang mempunyai infrastruktur yang memang ada untuk bisa melakukan ini,” jelasnya.
Pun secara keseluruhan, anggaran Kementerian ESDM tahun anggaran 2025 mencapai Rp14,1 triliun, setelah adanya tambahan anggaran sebesar Rp6,28 triliun pada Agustus lalu.
Berdasarkan data Kementerian ESDM, pagu awal Kementerian ESDM sebesar Rp6,98 triliun. Dari pagu tersebut, realisasi anggaran per 10 November 2025 sudah mencapai 62,86 persen.
Namun dengan adanya tambahan pagu Rp6,2 triliun tersebut, maka realisasi pagu APBN Kementerian ESDM baru mencapai 31,12 persen.
Gen Z Takeaway
Pemerintah nambah Rp4,3 triliun buat program listrik desa biar semua pelosok, terutama daerah 3T, bisa terang benderang. Duitnya dikasih ke PLN buat nyambung listrik gratis sampai akhir tahun. Menteri ESDM Bahlil pede PLN bisa ngebut karena infrastrukturnya udah ready.

