Tingkatkan Penghasilan Desa, Kemenkop Dorong Kolaborasi Koperasi dan Nelayan Biar Ekonomi Lokal Makin Tangguh

Editor: Khoirudin
Selasa, 4 November 2025 | 09:30 WIB
Tingkatkan Penghasilan Desa, Kemenkop Dorong Kolaborasi Koperasi dan Nelayan Biar Ekonomi Lokal Makin Tangguh
Koperasi Desa Merah Putih Cileunyi Wetan, di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis (17/7). [astakom/str-Budi Yanto]

astakom.com, Jakarta – Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop) kini mendorong gebrakan baru lewat kolaborasi antara Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes), Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), dan SPBU Nelayan, guna memperkuat ekonomi masyarakat pedesaan.

Asisten Deputi Pemetaan Potensi Usaha Koperasi Kemenkop, Lely Hiswendari menyampaikan, langkah kolaboratif ini dilakukan dengan berbasis pada potensi lokal, terutama pada sektor agromaritim dan ketahanan pangan, dengan turut melibatkan para nelayan.

“Melalui keterpaduan peran pemerintah pusat dan daerah, dunia usaha, serta koperasi, Kemenkop mendorong terciptanya rantai nilai ekonomi lokal yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan. Terutama pada sektor agromaritim dan ketahanan pangan,” kata Lely dalam keterangannya, dikutip astakom.com, Selasa (4/11/2025).

Menurut Lely, sinergi lintas sektor ini adalah kunci membangun desa yang mandiri dan adaptif menghadapi tantangan ekonomi global. Untuk mewujudkan itu, Kemenkop menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemetaan Potensi Usaha Kopdes Merah Putih di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (31/10) lalu.

Ia mengatakan, kegiatan Bimtek tersebut tidak hanya sekadar membangun fondasi data dan digitalisasi lewat platform SIMKOPDES, tetapi juga mendorong lahirnya koperasi modern berbasis potensi lokal yang dikelola secara profesional, sehingga mampu bersaing dalam ekosistem ekonomi nasional yang semakin dinamis.

Dalam Bimtek tersebut, Staf Khusus Menteri Koperasi Prof. Ambar Pertiwiningrum menegaskan salah satu unsur penting dalam pelaksanaan Kopdes Merah Putih, yakni ihwal pentingnya memahami kebutuhan anggota koperasi sekaligus memperkuat rekrutmen anggota baru.

“Pertama, harus mengetahui sisi dari kebutuhan anggota dan calon anggota. Selanjutnya, yang penting adalah rekrutmen para anggota,” ujar Prof. Ambar.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Manggarai Barat, drh. Theresia P. Asmon yang turut hadir dalam Bimtek tersebut menyoroti model pembangunan ekonomi pesisir yang menggabungkan koperasi sebagai basis kelembagaan, digitalisasi sebagai alat modernisasi, serta pariwisata sebagai motor ekonomi lokal.

“Saya berharap agar Kabupaten Manggarai Barat, Manggarai Timur, dan Kabupaten Manggarai dapat bersinergi bersama sehingga dapat memajukan Kabupaten Manggarai Raya,” kata Theresia.

Sebagai informasi, bahwa Provinsi NTT memiiki potensi lokal yang besar, dimana wilayah kepulauan ini memiliki garis pantai lebih dari 5.700 kilometer dan kekayaan laut yang melimpah. Dari terumbu karang hingga kawasan konservasi perairan, semuanya bisa jadi modal besar untuk membangun ekonomi pesisir berbasis koperasi dan teknologi.

Kegiatan Bimtek di Labuan Bajo ini juga diisi oleh narasumber lintas kementerian dan BUMN, termasuk Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan Pertamina Patra Niaga.

Eka Kurniadi dari KKP menjelaskan bahwa program Kampung Nelayan Merah Putih dirancang terintegrasi dari hulu ke hilir, mulai dari penyediaan sarana produksi, peningkatan kapasitas kelembagaan koperasi, sampai akses pasar dan pengolahan hasil perikanan.

“KKP melaksanakan pembinaan, pendampingan, serta pemberdayaan nelayan dan pembudidaya ikan untuk bergabung dalam koperasi desa,” ujar Eka.

Dari sisi energi, Pertamina Patra Niaga membuka peluang bisnis lewat SPBU Nelayan (SPBUN) yang dinilai prospektif. Dengan investasi sekitar Rp948 juta dan potensi pendapatan bersih hingga Rp132 juta per tahun, model usaha ini bisa jadi peluang cuan baru bagi Kopdes Merah Putih yang resmi diluncurkan Presiden Prabowo pada 21 Juli 2025 lalu.

Langkah kolaboratif ini menunjukkan semangat baru dalam membangun ekonomi lokal yang berdaya saing. Kemenkop ingin memastikan koperasi desa bukan cuma simbol gotong royong, tapi juga pusat kekuatan ekonomi baru yang memperkuat perekonomian desa.

Kampung Nelayan Kampung Nelayan Merah Putih Kemenkop Kementerian Koperasi Kopdes Merah Putih Koperasi Desa Merah Putih Nelayan SPBU Nelayan

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB