Pidato Presiden Prabowo: Ingatkan 3 Mandat Polri, Tidak boleh ada Mafia dalam Pemerintahan!

Editor: Usman
Kamis, 30 Oktober 2025 | 07:59 WIB
Pidato Presiden Prabowo: Ingatkan 3 Mandat Polri, Tidak boleh ada Mafia dalam Pemerintahan!
[Tim Media Presiden]

astakom.com, Jakarta- Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, sekali lagi menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas pemerintahan dan memberantas kebocoran kekayaan negara.

Komitmen ini disampaikan Prabowo saat memberi sambutan pidatonya dalam giat acara pemusnahan barang bukti narkoba seberat 214,84 ton di Lapangan Bhayangkara, Mabes Polri, Trunojoyo, Jakarta, Rabu (29/10/2025).

Dalam acara tersebut, Presiden Prabowo memberikan apresiasi tinggi kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) atas keberhasilannya mengungkap dan menyita barang bukti narkoba senilai Rp29,37 triliun selama periode Oktober 2024 hingga Oktober 2025, atau setahun masa pemerintahannya.

Menyelamatkan 629 Juta Jiwa dari Bahaya Narkoba
Keberhasilan Polri memberantas narkoba sama halnya dengan menyelamatkan ratusan juta nyawa manusia. Ia menilai jumlah barang bukti yang dimusnahkan memiliki dampak besar bagi masa depan bangsa.
“Ini sama dengan menyelamatkan 629 juta jiwa manusia dari potensi kerusakan akibat narkoba, atau lebih dari dua kali lipat jumlah penduduk Indonesia,” ujar Prabowo.

Presiden menekankan bahwa ancaman terhadap bangsa dan negara hadir dalam berbagai bentuk. “Ada yang bersifat fisik seperti ancaman militer. Ada juga ancaman psikologis dan ancaman secara politis. Dan ancaman yang tidak kalah berbahaya adalah ancaman narkoba,” kata Prabowo

Selain narkoba, Prabowo menyoroti masalah kebocoran kekayaan negara yang ia sebut sebagai tantangan utama dalam pemerintahannya. Ia mengibaratkan kekayaan negara seperti darah dalam tubuh manusia.

“Masalah utama yang menjadi prioritas saya adalah membereskan kebocoran kekayaan negara. Ibarat tubuh manusia, darah adalah sumber kehidupan. Bila darah itu terus bocor, tubuh akan mati. Begitu juga bangsa. Kalau kekayaan kita terus bocor, bangsa ini akan gagal,” tegasnya.

Tiga Mandat untuk Kapolri
Sejak awal masa jabatannya, Presiden Prabowo menegaskan telah memberikan mandat strategis kepada Kapolri. Ia hanya menitipkan tiga hal besar yang harus menjadi prioritas kepolisian.

“Saya tidak menitip satu pun pejabat. Tidak ada titipan keluarga, tidak ada titipan ponakan. Saya hanya titip tiga hal: berantas narkoba, berantas penyelundupan, dan berantas judi online,” kata Prabowo.

Menurutnya, ketiga hal itu merupakan akar dari melemahnya kedaulatan ekonomi nasional. Narkoba, penyelundupan, dan praktik judi online bukan hanya merusak moral dan sosial, tetapi juga menyedot kekayaan negara ke tangan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Sinergi Lintas Lembaga
Dalam pidatonya, Prabowo menekankan pentingnya sinergi antar-lembaga negara dalam menegakkan hukum. Polri, TNI, Kejaksaan, KPK, BPK, hingga lembaga intelijen disebutnya harus bekerja bersama tanpa ego sektoral.

“Kita harus menegakkan hukum secara menyeluruh tanpa ego sektoral,” tegasnya. Menurut Prabowo, hanya dengan kebersamaan lintas lembaga, Indonesia mampu menghadapi ancaman besar dan mempersempit ruang gerak mafia yang merugikan negara.

Tidak Ada Tempat untuk Mafia dalam Pemerintahan
Prabowo juga memberikan peringatan keras kepada pihak-pihak yang masih mencoba bermain di dalam pemerintahan demi kepentingan pribadi atau kelompok.

“Tidak boleh ada pemerintah dalam pemerintah. Tidak boleh ada mafia dalam pemerintahan. Tidak boleh ada orang pintar yang merasa bisa mengakali rakyat dan pemimpin politik,” kata Prabowo lantang.

Ia menegaskan bahwa setiap upaya untuk mencuri uang rakyat akan ditindak tegas. “Mereka yang mencuri uang rakyat, uang negara, akan kita bongkar sampai ke akar-akarnya,” lanjutnya.

Setiap Rupiah untuk Rakyat
Prabowo menekankan bahwa pemberantasan mafia pemerintahan bukan hanya soal moralitas, tetapi juga menjadi syarat mutlak bagi kebangkitan ekonomi nasional. Dengan menutup kebocoran anggaran, negara akan memiliki ruang fiskal lebih besar untuk membiayai sektor strategis.

“Setiap rupiah harus dijaga untuk rakyat. Dengan menutup kebocoran, negara dapat menghemat triliunan rupiah untuk dialihkan ke pendidikan, kesehatan, dan ketahanan pangan,” jelasnya. (Usm/aRSp)

Gen Z Takeaway

Prabowo lagi-lagi tegas banget, negara nggak boleh jadi tempat “mainan” mafia. Setiap rupiah uang rakyat harus dijaga dan dipakai buat rakyat, bukan dikorupsi atau bocor ke oknum. Ia bahkan langsung titip ke Kapolri tiga misi utama sejak awal pemerintahannya: berantas narkoba, stop penyelundupan, dan sapu bersih judi online.

Dengan kerja Polri yang berhasil nyita 214,84 ton narkoba senilai Rp29,37 triliun, artinya 629 juta jiwa terselamatkan dari kerusakan.

Buat Gen Z, pesannya jelas: integritas itu harga mati. Kalau mafia dan kebocoran uang negara dibasmi, Indonesia bisa lebih fokus pakai duitnya buat hal-hal penting: pendidikan, kesehatan, sampai pangan bergizi. Jadi jangan takut kritik, jangan takut koreksi, yang penting tetap berani bela kebenaran.

3 mandat Polri Pemberantasan narkoba Pemusnahan Narkoba Pidato Presiden Prabowo Presiden Prabowo Subianto

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB