Pemerintah Pelototi Realisasi Belanja Kementerian, Siapa Lelet Siap-siap Anggaran Kena Geser
astakom.com, Jakarta — Pemerintah mulai menyoroti serius kinerja realisasi belanja di tiap Kementerian/Lembaga (K/L). Melalui Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Program Pemerintah, evaluasi besar-besaran sedang dilakukan untuk memastikan anggaran benar-benar terserap sesuai target dan tidak ada dana mengendap tanpa hasil.
Deputi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha BUMN Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Ferry Irawan, menjelaskan bahwa Satgas ini memiliki tiga kelompok kerja (pokja) utama, salah satunya berfokus pada monitoring realisasi anggaran di seluruh K/L.
“Jadi kita sedang mereview berbagai anggaran yang sudah dilakukan oleh K/L, berapa pagunya, berapa serapannya, outlooknya berapa, nanti sampai akhir Oktober ini kita evaluasi apakah itu bisa mencapai target atau tidak,” ujar Ferry dalam acara Sarasehan 100 Ekonom di Jakarta, Selasa (28/10/2025).
Menurut Ferry, hasil evaluasi akan menjadi dasar untuk menentukan langkah selanjutnya. Bila ditemukan ada kementerian yang serapan anggarannya rendah atau tidak mampu mencapai target, maka konsekuensinya anggaran akan digeser ke instansi lain yang lebih siap menjalankan program prioritas.
“Kalau misalnya tidak, diberi catatan dari Pak Menteri Keuangan, ini akan digeser ke teman-teman yang lain yang mempunyai program yang lebih siap,” tegasnya.
Langkah ini sejalan dengan arahan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, yang juga duduk dalam Pokja II Satgas. Purbaya menekankan bahwa pemerintah ingin memastikan setiap rupiah dalam APBN digunakan dengan tepat sasaran dan tepat waktu, tanpa ada pemborosan.
“Yang penting adalah anggaran saya betul-betul diserap sesuai dengan programnya, tepat sasaran, tepat waktu. Nanti yang enggak diserap kita akan alihkan ke tempat yang lebih bermanfaat,” kata Purbaya dalam Konferensi Pers di Jakarta, Rabu (22/10/2025).
Purbaya optimistis, disiplin anggaran dan koordinasi lintas kementerian ini akan mendorong ekonomi tumbuh lebih cepat. “Dengan adanya stimulus dan program ini saya harapkan nanti triwulan ini ekonomi kita bisa tumbuh di atas 5,5 persen, triwulan tahun depan bisa lebih cepat lagi,” ujarnya.
Gen Z Takeaway
Pemerintah lagi ngecek satu-satu realisasi anggaran kementerian, dan pesannya jelas: yang lelet siap-siap anggarannya digeser! Satgas Percepatan Program Pemerintah di bawah komando Menko Perekonomian bakal nyisir siapa aja yang belanjanya lambat atau nggak nyentuh target.Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa bilang, duit negara harus tepat sasaran, tepat waktu, dan bermanfaat. Kalau nggak bisa nyerap, ya kasih ke yang lebih gercep. Intinya: di APBN 2025, yang gerak cepat dapet cuan proyek, yang slow kena skip.










