Memperingati Sumpah Pemuda 28 Oktober 2025, Berikut Makna dan Filosofi Logonya

Editor: Alfian Tegar
Senin, 27 Oktober 2025 | 19:18 WIB
Memperingati Sumpah Pemuda 28 Oktober 2025, Berikut Makna dan Filosofi Logonya

astakom.com, Jakarta -Setiap tanggal 28 Oktober diperingati sebagai Hari Sumpah Pemuda. Esok har Selasa 28 Oktober merupakan usia peringatan Sumpah Pemuda sudah memasuki 97 tahun. Sehubungan dengan hari Sumpah Pemuda nasional tersebut, Pemerintah menghimbau agar seluruh instansi melaksanakan upacara bendera di lingkungannya masing-masing.

Himbauan ini diterbitkan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Tertuang dalam surat edaran prihal himbauan pedoman resmi Nomor 10.21.33 Tahun 2025 pelaksanaan upacara bendera peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 Tahun 2025.

Tahun ini, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) merilis logo resmi Sumpah Pemuda ke-97 sebagai simbol gerak bersama menuju Indonesia bersatu.

Hari Sumpah Pemuda selalu menjadi pengingat akan peran besar generasi muda dalam sejarah perjuangan bangsa.

Seiring dengan tema Hari Sumpah Pemuda ke-97, Adapun desain logo ini menampilkan elemen sayap garuda, panah, gerakan melingkar, besi dan cahaya ditengah.

Dengan perpaduan warna merah dan putih sebagai lambang semangat nasionalisme, perpaduan antara unsur-unsur dan warna tersebut merupakan bentuk perjalanan panjang bangsa Indonesia dengan berbagai tempaan dan perjalanan waktu namun tetap menghasilkan cahaya bagi bangsa Indonesia.

Makna dan Filosofi Logo

Adapun logo Hari Sumpah Pemuda tahun 2025 ini punya beberapa aspek dengan artinya masing-masing. Inilah penjelasannya menurut pedoman pelaksanaan Hari Sumpah Pemuda dari Kemenpora:

  • Sayap Burung Garuda: Semangat nasional dan kekuatan luhur yang terbang bukan karena kuasa, tapi karena nilai.
  • Empat Sayap yang Membentuk Tangan: Kolaborasi antarmanusia. Kekuatan bangsa terletak pada persatuan dan kerja bersama.
  • Panah ke Kanan: Simbol progresif; bangsa yang selalu bergerak maju, berani menembus masa depan tanpa meninggalkan akar.
  • Gerak Melingkar: Kolaborasi antarjiwa bangsa. Tak ada ujung, tak ada yang lebih tinggi, semuanya saling menguatkan.
  • Besi: Keteguhan, daya tahan, dan kerja keras. Ia ditempa, bukan dibentuk oleh kenyamanan.
  • Cahaya di Tengah: Kesadaran kolektif; bahwa kekuatan sejati bangsa bukan dari satu tangan, tapi dari persatuan.

Secara keseluruhan, logo ini adalah metafora perjalanan bangsa ditempa oleh waktu, diputar oleh sejarah, namun selalu menghasilkan cahaya. Besi adalah tubuh kita, api adalah semangat kita, dan cahaya adalah tujuan kita: Indonesia yang tangguh, berjiwa besar, dan berempati.

Hampir satu abad sejak 1928, api Sumpah Pemuda tetap menyala. Ia menjadi pengingat bahwa bangsa ini lahir dari tekad generasi muda yang berani bermimpi dan melampaui batas-batas kedaerahan.

Kini, di usia 97 tahun peringatannya, tantangannya berbeda: bagaimana menjaga semangat persatuan di tengah individualisme dan kompetisi global.

Logo resmi Hari Sumpah Pemuda tahun 2025 digunakan sebagai bahan publikasi, baik digital maupun cetak, juga termasuk baliho, spanduk, poster maupun media sosial dalam kegiatan ini.

Gen Z Takeaway

Logo resmi Sumpah Pemuda ke-97 tahun ini bukan cuma estetika visual, tapi representasi filosofis tentang semangat bangsa yang terus bergerak, ditempa, dan bersinar lewat kolaborasi. Dengan elemen sayap garuda, panah, lingkaran, besi, dan cahaya, Kemenpora seolah mengingatkan kita bahwa persatuan dan kerja bareng adalah bahan bakar utama buat melaju di era yang makin individualistis. Semangatnya jelas: generasi muda harus tetap jadi cahaya yang nggak padam meski zaman terus berubah.

28 Oktober Sumpah Pemuda Hari Sumpah Pemuda 2025 HSP Ke-97 kemenpora Logo Hari Sumpah Pemuda Surat Menpora No 10.21.33 Tahun 2025

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB