astakom.com, Jakarta – Dalam satu tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, lebih dari 1.100 desa di seluruh Indonesia akhirnya mendapatkan akses listrik melalui program prioritas nasional Listrik Desa (Lisdes). Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan, pembangunan jaringan listrik ini merupakan langkah nyata pemerintah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar). Upaya ini juga menjadi bagian dari rencana besar mencapai elektrifikasi penuh seluruh desa dan dusun di Indonesia pada tahun 2030.
Tak hanya menyalakan lampu di rumah-rumah warga, program ini juga membuka jalan bagi anak-anak di pelosok untuk menikmati akses pendidikan berbasis teknologi. Dengan pasokan listrik baru, sekolah-sekolah di pedalaman kini dapat menggunakan perangkat digital dan layar pembelajaran modern. Selain listrik konvensional, pemerintah juga mulai memperluas penggunaan panel surya sebagai bagian dari transisi energi bersih, memastikan seluruh rakyat Indonesia bisa menikmati terang tanpa meninggalkan keberlanjutan lingkungan.

