Indonesia Diancam oleh IOC, karena Tolak Atlet Senam Israel?

Editor: Alfian Tegar
Kamis, 23 Oktober 2025 | 20:15 WIB
Indonesia Diancam oleh IOC, karena Tolak Atlet Senam Israel?
Bendera Olimpiade (Dok. IOC)

astakom.com, Jakarta - Komite Olimpiade Internasional (IOC) mengancam Indonesia karena pencoretan Israel di Kejuaraan Dunia Senam 2025. Di sisi lain, IOC lembek ke Israel karena kasus perang di Gaza.

Indonesia menolak keikutsertaan Israel di Kejuaraan Dunia Senam 2025 yang sedang berlangsung karena tidak adanya hubungan diplomatik. Terdapat enam atlet Israel tak dikeluarkan visanya oleh pemerintah Indonesia

Menurut Menpora Erick Thohir, prinsip ini juga berdasarkan UUD 1945 yang menhormati keamanan dan ketertiban umum. Ada pula kewajiban Pemerintah Negara Indonesia untuk melaksanakan ketertiban dunia.

Ancaman IOC Terhadap Indonesia

IOC kemudian merespons dengan tegas dengan mengancam Indonesia. Lembaga tersebut memutus komunikasi dengan Komite Olimpiade Indonesia (KOI) dan menyatakan tidak akan memberikan rekomendasi bagi Indonesia untuk menjadi tuan rumah ajang olahraga internasional, termasuk Olimpiade.

Keberanian IOC dalam mengancam Indonesia dinilai tidak sebanding dengan sikapnya terhadap Israel. Hingga kini, IOC tetap mengizinkan bendera Israel berkibar di berbagai ajang olahraga dunia, meski negara tersebut dituding melakukan tindakan genosida terhadap rakyat Palestina.

"Hal ini sekali lagi menyoroti posisi prinsipil IOC: semua atlet, tim, dan pejabat olahraga yang memenuhi syarat harus dapat berpartisipasi dalam kompetisi dan acara olahraga internasional tanpa diskriminasi apa pun dari negara tuan rumah, sesuai dengan Piagam Olimpiade dan prinsip-prinsip dasar non-diskriminasi, otonomi, dan netralitas politik yang mengatur Gerakan Olimpiade," tulis IOC dalam keterangannya terkait Indonesia.

Sanksi Bagi Rusia dan Belarusia 

Namun, sikap berbeda ditunjukkan IOC terhadap Rusia dan Belarusia yang dikenai sanksi akibat perang dengan Ukraina. Kedua negara itu dilarang tampil membawa bendera nasionalnya pada Olimpiade Musim Dingin 2026 di Italia, yang akan digelar Februari mendatang.

IOC telah menjatuhkan sanksi kepada Rusia dan Belarusia pada Olimpiade Paris 2024 akibat konflik dengan Ukraina. Hanya 15 atlet Rusia dan 17 atlet Belarusia yang diperbolehkan tampil, itu pun dengan status sebagai atlet netral.

Menurut laporan The Moscow Times, para atlet tersebut harus menjalani dua tahap verifikasi, pertama oleh Federasi Olahraga Internasional dan kemudian oleh IOC, untuk memastikan mereka tidak terlibat atau mendukung perang di Ukraina, serta tidak memiliki keterkaitan dengan militer.

Meski telah menyingkirkan Rusia dan Belarusia dari Olimpiade 2024 karena alasan perang, IOC masih tetap mengizinkan Israel berpartisipasi, meskipun negara itu mendapat kecaman luas atas dugaan genosida terhadap rakyat Palestina.(aLf/aRSp)

Gen Z Takeaway

Kasus ancaman IOC ke Indonesia ini bikin banyak orang ngerasa ada standar ganda dalam dunia olahraga global. Di satu sisi, Indonesia cuma menegakkan prinsip kedaulatan dan etika politik luar negeri sesuai UUD 1945, tapi malah diancam. Sementara Israel yang dituding melakukan genosida di Palestina tetap bebas berlaga tanpa sanksi. Ironisnya, Rusia dan Belarusia justru langsung kena hukuman karena perang Ukraina. Jadi, kelihatan banget kalau “netralitas” IOC ini masih bisa dipertanyakan, tergantung siapa yang mereka hadapi.

Atlet senam israel Erick Thohir IOC KOI Komite Olimpiade Indonesia Komite Olimpiade Internasional Menpora Olimpiade Senam

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB