astakom.com, Jakarta – Program Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/kel) Merah Putih diyakini mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam memperkuat dan mengembangkan ekonomi desa di berbagai daerah Indonesia.
Hal tersebut terungkap dalam hasil survei Poltracking Indonesia bertajuk Evaluasi 1 Tahun Kinerja Pemerintahan Prabowo–Gibran yang digelar pada 3–10 Oktober 2025. Survei ini melibatkan 1.220 responden yang tersebar secara nasional.
Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yuda Rasyid mengungkapkan, bahwa tingkat kesadaran publik terhadap program yang diluncurkan pada Senin (27/7) ini cukup tinggi.
“Sebanyak 58,6 persen responden menyatakan tahu pembentukan Kopdes Merah Putih,” kata Hanta Yuda saat memaparkan hasil survei, dikutip astakom.com dari tayangan YouTube Poltracking TV, Senin (20/10).
Dari kelompok masyarakat yang mengetahui program tersebut, dukungan terhadap program yang menjadi inisiatif Presiden Prabowo Subianto ini tergolong sangat kuat.
“Ketika ditanyakan kepada yang tahu (Kopdes Merah Putih), 85,4 persen setuju dengan program ini,” ujarnya.
Lebih lanjut, Hanta menjelaskan bahwa mayoritas masyarakat menilai Kopdes Merah Putih dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat desa.
“Kalau ditanyakan kepada seluruh responden, 61,4 persen yakin itu akan mendorong partisipasi masyarakat dalam penguatan dan pengembangan ekonomi desa. Kalau ditanyakan kepada yang tahu saja, jauh lebih tinggi lagi, tingkat keyakinannya 78,3 persen,” pungkasnya.
Dukungan Publik Terhadap Program Ekonomi Desa
Program Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu inisiatif unggulan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam memperkuat fondasi ekonomi desa.
Dukungan mayoritas publik dalam survei Poltracking ini menandakan tingginya optimisme masyarakat terhadap pemerataan ekonomi berbasis gotong royong di tingkat akar rumput.
Sebagai informasi, survei yang dilakukan Poltracking Indonesia ini melibatkan 1.220 responden yang telah memiliki hak pilih, berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah.
Adapun pengambilan data dilakukan melalui metode multistage random sampling dengan wawancara tatap muka pada tanggal 3 hingga 10 Oktober 2025, dengan ambang batas galat sekitar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Gen Z Takeaway
Riset Poltracking nunjukin vibes positif banget dari publik soal program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih yang digagas Presiden Prabowo. Sekitar 85% orang yang tahu program ini dukung penuh, dan lebih dari 60% yakin Kopdes bakal jadi mesin baru penggerak ekonomi di level desa.
Kehadiran Kopdes Merah Putih ini tuh bukti kalau semangat gotong royong ekonomi masih hidup banget di akar rumput — tinggal gimana eksekusinya biar beneran berdampak nyata, bukan cuma manis di survei.

