Kado Setahun Kepemimpinan Prabowo, Bulog Sukses Serap 3,13 Juta Ton Beras dari Petani

Editor: Khoirudin
Kamis, 16 Oktober 2025 | 20:02 WIB
Kado Setahun Kepemimpinan Prabowo, Bulog Sukses Serap 3,13 Juta Ton Beras dari Petani
Tumpukan beras serapan hasil panen petani di gudang Bulog Jabar. [astakom/Kementan]

astakom.com, Jakarta – Perum Bulog mencatat sejarah baru dalam dunia pangan nasional. Untuk pertama kalinya sejak Indonesia merdeka, Bulog berhasil menyerap 3,13 juta ton beras per 15 Oktober 2025, menjadi kado setahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto sejak dilantik pada 20 Oktober 2024.

Capaian ini disampaikan langsung oleh Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani dalam acara Agri Food Summit 2025 yang berlangsung di Jakarta, Kamis (16/10/2025).

“Belum pernah Bulog itu menyerap di atas 1 juta ton dari dahulu. Dalam sejarahnya Indonesia merdeka dari 1945, baru tahun ini dapat menyerap 3 juta ton,” ujar Rizal dalam keterangannya, dikutip astakom.com.

Capaian ini melebihi mandat yang tertuang dalam Instruksi Presiden (Inpres) No.6/2025 tentang Pengadaan dan Pengelolaan Gabah/Beras dalam Negeri serta Penyaluran Cadangan Beras Pemerintah (CBP), yang menargetkan pengadaan beras sebesar 3 juta ton pada 2025.

Menurut Rizal, penyerapan 3 juta ton pertama kali tercapai pada September 2025. Dalam periode Januari hingga September, Bulog mencatat pengadaan sebesar 3.075.679 ton. Sementara dalam dua minggu pertama Oktober, tambahan 61.507 ton berhasil diserap, sehingga total pengadaan hingga 15 Oktober mencapai 3.137.185 ton.

Meski saat ini memasuki masa panen gadu, Rizal menegaskan Bulog tetap aktif melakukan penyerapan untuk menjaga stabilitas pasokan nasional. Jika dibandingkan dengan tahun 2024 yang penyerapannya sebesar 1,26 juta ton, capaian tahun ini menunjukkan lonjakan besar.

Tren Penyerapan Beras Bulog 2015–2025
2015 – 1,96 juta ton 2016 – 2,96 juta ton 2017 – 2,16 juta ton 2018 – 1,49 juta ton 2019 – 1,20 juta ton 2020 – 1,25 juta ton 2021 – 1,20 juta ton 2022 – 994 ribu ton 2023 – 1,06 juta ton 2024 – 1,26 juta ton 2025 – 3,13 juta ton

Rizal menyebut periode Maret hingga Mei 2025, yang bertepatan dengan panen raya, menjadi fase paling produktif dengan penyerapan mencapai 2,28 juta ton.

“Langsung 3 juta (diserap) dan kebetulan kami punya stok awal 1,2 juta ton. Jadi totalnya sampai dengan 4,22 juta ton di gudang. Ini suatu rekor tertinggi selama Indonesia merdeka,” ungkapnya.

Kesejahteraan Petani Naik Berkat HPP
Selain mencetak rekor penyerapan, Bulog juga menjaga agar harga gabah sesuai dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang diminta Presiden Prabowo, yakni Rp6.500 per kilogram.

Kebijakan ini berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan petani. Nilai Tukar Petani (NTP) yang pada 2024 berada di angka 101 melonjak menjadi 124 pada 2025, atau naik 22,7 persen.

Gen Z Takeaway

Satu tahun kepemimpinan Prabowo, satu rekor baru tercipta — Bulog sukses nyerap 3,13 juta ton beras, tertinggi sepanjang sejarah Indonesia merdeka. Dari target 3 juta ton, tembus lebih!

Ini bukan cuma soal angka, tapi juga soal impact pada harga gabah stabil di Rp6.500/kg. Petani makin sejahtera, dan stok beras nasional aman di 4,22 juta ton.

Beras Bulog Mayjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani Petani Prabowo Subianto Presiden Prabowo Subianto Serapan beras Setahun Kepemimpinan Prabowo

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB