Budaya Bukan Sekadar Warisan, Tapi Sumber Cuan Nasional

Editor: Khoirudin
Selasa, 14 Oktober 2025 | 08:00 WIB
Budaya Bukan Sekadar Warisan, Tapi Sumber Cuan Nasional
Menteri Kebudayaan (Menbud), Fadli Zon dan Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia bidang Kebudayaan, Rayahu Saraswati. (Foto: Kemenbud RI)

astakom.com, Jakarta - Menteri Kebudayaan (Menbud) RI, Fadli Zon menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan sektor swasta untuk memperkuat ekosistem kebudayaan dan industri kreatif nasional, guna menghadirkan manfaat ekonomi yang inklusif.

Penegasan itu sampaikannya saat menerima kunjungan Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Kebudayaan, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, di Kantor Kementerian Kebudayaan (Kemenbud), Jakarta, pada Senin (13/10) kemarin.

“Intinya adalah bagaimana membangun ekosistem budaya: ekosistem sastra, ekosistem musik, ekosistem film, dan ekosistem lainnya,” ujar Fadli Zon dalam siaran pers yang diterima astakom.com, Selasa (14/10).

Menurut Fadli, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk menciptakan kebijakan kebudayaan yang inklusif dan berkelanjutan. Kemenbud, kata dia, telah aktif mengembangkan berbagai subsektor kebudayaan, mulai dari festival internasional, digitalisasi koleksi budaya, hingga penguatan tata kelola museum.

Sementara itu, Rahayu Saraswati menjelaskan kehadiran Kadin bertujuan untuk mencari practical approach agar kebijakan pemerintah bisa diterjemahkan ke dalam langkah nyata. “Kita ingin memastikan bahwa ada practical approach yang bisa kita lakukan. Ini persoalan how to translate apa yang sudah ada dalam bentuk policy, regulasi, dan aturan,” ucapnya.

Rahayu juga menyoroti pentingnya sinkronisasi antara Kementerian Kebudayaan dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. “Kalau kita lihat di negara-negara lain, seperti Prancis dan Rusia, culture dan ekonomi kreatif itu semuanya jadi satu,” ungkapnya.

Menanggapi hal itu, Menbud Fadli menyambut baik ide pembentukan forum diskusi bersama antara Kadin dan pemerintah. “Kita rancang forum FGD atau rapat koordinasi pada November mendatang untuk menyelaraskan arah kebijakan, khususnya terkait ekosistem budaya dan industri kreatif supaya komprehensif,” tambahnya.

Salah satu isu utama yang dibahas adalah perlindungan intellectual property (IP) terhadap aset budaya nasional seperti cagar budaya, manuskrip kuno, dan karya tradisional. Rahayu menekankan pentingnya penguatan perlindungan tersebut agar nilai ekonomi dari aset budaya tidak dinikmati pihak asing.

“Kita perlu memastikan bahwa IP dari aset budaya itu diproteksi. Jangan sampai negara hanya mendapat pemasukan dari tiket saja, sementara pihak lain bisa mengelola dan mendapatkan nilai ekonominya,” katanya.

Menbud Fadli memastikan negara akan memperkuat perlindungan hukum atas aset budaya. “Semua yang merupakan cagar budaya nasional, IP-nya dimiliki oleh negara,” tegasnya.

Diskusi juga mencakup peluang kolaborasi internasional, termasuk festival, pameran, dan inovasi berbasis teknologi digital seperti VR, gamifikasi, dan digitalisasi manuskrip kuno. Rahayu mengungkapkan adanya inisiatif pembentukan creative fund internasional yang berpotensi melibatkan Indonesia.

Menutup pertemuan, Fadli Zon menegaskan komitmennya agar sektor swasta berperan aktif dalam pembangunan kebudayaan nasional. “Orientasi kita juga nanti adalah ekonomi budaya dan industri budaya. Pelaku-pelaku ekonomi kreatif ini sangat strategis,” pungkasnya.

Gen Z Takeaway

Kolaborasi vibes banget nih! Menteri Kebudayaan Fadli Zon dan Rahayu Saraswati dari Kadin sepakat bahwa budaya itu bukan cuma soal masa lalu, tapi juga masa depan ekonomi kreatif.

Mereka mau bikin ekosistem di mana seniman, pelaku kreatif, dan pengusaha bisa bareng-bareng ngegas ngebangun “ekonomi budaya”, dari musik, film, sampai digital art. Intinya, budaya bukan cuma dilestarikan, tapi juga jadi cuan yang elegan dan berkelanjutan.

Ekonomi Budaya Fadli Zon Kadin Indonesia Kebijakan Ekonomi Kebudayaan Kemenbud Kementerian Kebudayaan Rahayu Saraswati

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB