Jumat, 13 Mar 2026
Jumat, 13 Maret 2026

Wamentan Sudaryono Ingatkan Alokasi Anggaran Rp70 Triliun Harus Terserap Optimal Capai Swasembada Beras

astakom.com, Bengkulu – Pemerintah menetapkan target ambisius mencapai swasembada beras pada 2025. Untuk mewujudkan hal tersebut, Kementerian Pertanian (Kementan) menyiapkan anggaran jumbo hingga Rp70 triliun, terbesar sepanjang sejarah.

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) RI, Sudaryono menjelaskan, alokasi tersebut terdiri dari Rp48 triliun untuk pupuk, Rp12 triliun untuk revitalisasi 80 ribu titik jaringan irigasi, serta Rp10 triliun tambahan dari Presiden Prabowo untuk memperkuat program strategis.

“Semua ini menunjukkan keseriusan Presiden. Karena itu saya minta kepala daerah, dinas, dan penyuluh jangan santai-santai. Anggaran Kementan saat ini tertinggi sepanjang sejarah, Rp40 triliun, bahkan ditambah Rp10 triliun oleh Presiden. Target kita jelas swasembada beras 2025,” ujar Sudaryono dalam Gerakan Tanam Jagung Serentak di Bengkulu, dikutip astakom.com, Minggu (28/9).

Menurut Sudaryono, keberhasilan swasembada tidak bisa dicapai hanya oleh Kementan, melainkan memerlukan dukungan legislatif, yudikatif, TNI, Polri, hingga masyarakat.

“Kami di Kementerian Pertanian memiliki perangkat, tetapi butuh tambahan mata, telinga, tangan, dan kaki untuk menyerap aspirasi serta memastikan program berjalan. Karena itu, swasembada tidak bisa dikerjakan sendiri, harus dilakukan bersama-sama,” katanya.

Gerakan Tanam Jagung Serentak yang diinisiasi DPD RI menjadi bagian dari strategi memperkuat ketahanan pangan nasional. Program ini tak hanya dilaksanakan di Bengkulu, tetapi juga di Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Timur, dan Papua Tengah.

Ketua DPD RI, Sultan Bachtiar Najamudin, menegaskan bahwa ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab Presiden dan kementerian terkait, melainkan agenda bersama seluruh elemen bangsa. “Kalau rakyat kenyang dan pangan aman, negara ini berdaulat dan gagah, serta tidak mudah goyah oleh situasi global. Karena itu, kami merasa perlu ikut membantu,” ujarnya.

Sultan juga menekankan pentingnya hilirisasi untuk meningkatkan kontribusi pertanian terhadap PDB nasional. “Pertanian adalah penyumbang PDB terbesar, dan sektor ini harus mampu memberikan kontribusi lebih besar lagi melalui hilirisasi,” katanya.

Dengan sokongan anggaran besar, revitalisasi irigasi, serta penguatan penyuluh pertanian, pemerintah optimistis target swasembada beras 2025 bisa tercapai sekaligus memperkuat kedaulatan pangan Indonesia.

Gen Z Takeaway

Pemerintah gaspol banget buat capai swasembada beras 2025 dengan modal Rp70 triliun, terbesar sepanjang sejarah! Dari pupuk sampai irigasi, semua disiapin biar petani makin kuat.

Tapi Wamentan Sudaryono wanti-wanti, ini bukan kerja solo, semua elemen bangsa kudu turun tangan. Intinya, kalau rakyat kenyang = negara makin gagah, nggak gampang digoyang badai global.

Feed Update

KPK Periksa Ketum PP Japto Soerjosoemarno, Dalami Dugaan Gratifikasi Tambang di Kukar

astakom.com, Jakarta — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami dugaan penerimaan keuntungan dari hasil tambang di Kutai Kartanegara (Kukar) oleh Ketua Umum (Ketum) Pemuda Pancasila...

KSP Nilai Indonesia Aman di Tengah Konflik Timur Tengah: Presiden Prabowo sangat Visioner!

astakom.com, Jakarta — Memanasnya konflik di Timur Tengah antara Iran vs Amerika Serikat (AS)-Israel, Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Muhammad Qodari menilai bahwa Indonesia...

Hilal Check! BMKG & BRIN Prediksi Lebaran 2026 Jatuh pada 21 Maret

astakom.com, Jakarta - Menjelang Idulfitri 1447 Hijriah, muncul diskursus mengenai perbedaan tanggal hari raya yang diprediksi jatuh antara 20 atau 21 Maret 2026. Sebagai rujukan...

Kemenpar Gaspol Benahi Standar Usaha Pariwisata, Perkuat Perizinan dan Sertifikasi

astakom.com, Jakarta – Kementerian Pariwisata Republik Indonesia (Kemenpar) terus memperkuat tata kelola sektor pariwisata dengan menekankan pentingnya perizinan, standardisasi, dan sertifikasi bagi pelaku usaha...

Mendikdasmen Resmikan 726 Sekolah Hasil Revitalisasi TA 2025 di Aceh

astakom.com, Jakarta — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti meresmikan hasil Revitalisasi Satuan Pendidikan tahun anggaran (TA) 2025 di Kabupaten Bireuen, Provinsi...

Eks Menag Yaqut Resmi Ditahan KPK Hari Ini untuk 20 Hari Pertama

astakom.com, Jakarta — Eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut telah resmi ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan tindak...