Sabtu, 14 Mar 2026
Sabtu, 14 Maret 2026

Presiden Prabowo Dipastikan Berpidato dalam Sidang Majelis Umum PBB di New York

astakom.com, Jakarta – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dipastikan akan hadir dalam Sidang Majelis Umum PBB ke-80 di New York, Amerika Serikat (AS), pada 23 September mendatang. Dalam forum tersebut, Prabowo mendapat kehormatan untuk menyampaikan pidato sebagai pembicara ketiga setelah Brasil dan Amerika Serikat.

Direktur Jenderal Kerja Sama Multilateral Kementerian Luar Negeri Tri Tharyat mengatakan kehadiran Prabowo menjadi momen penting bagi diplomasi Indonesia di forum internasional yang berlangsung pada 9 hingga 30 September 2025 tersebut.

“Alhamdulillah beliau akan diberikan kesempatan sebagai pembicara ketiga. Berdasarkan hasil undian, sebetulnya beliau ini menjadi pembicara pertama, karena secara tradisi Brasil dan AS selalu menjadi pembicara awal sejak PBB berdiri,” ujar Tri di Jakarta, dikutip astakom.com, Jumat (12/9).

Tri menjelaskan setiap kepala negara mendapat waktu 15 menit untuk berpidato. “Jika sudah memasuki menit ke-12, lampu penandanya akan menjadi kuning lalu merah setelah lewat menit ke-15. Itu adalah alokasi waktu yang diberikan,” jelasnya.

Adapun sejumlah isu strategis diperkirakan akan disampaikan Prabowo dalam pidatonya. “Ada satu bocoran yang sangat menonjol, antara lain dinamika global saat ini, termasuk serangan di Qatar yang belum lama terjadi, serta isu Palestina,” ungkap Tri.

Selain itu, Prabowo juga akan menyinggung perlunya reformasi sistem multilateral, mendorong peran lebih besar bagi negara-negara Global South, serta mengedepankan semangat Bandung.

“Berbicara di Sidang Majelis Umum PBB menjadi kesempatan yang baik untuk mendorong program-program dan isi Asta Cita Bapak Presiden Prabowo,” tambahnya.

Tri menuturkan delegasi Indonesia juga akan mengikuti berbagai pertemuan tematik di sela sidang, mulai dari perubahan iklim, isu kemanusiaan, kesehatan mental, penghapusan senjata nuklir, pemberdayaan perempuan, hingga isu Palestina.

Gen Z Takeaway

Keren! Presiden Prabowo bakal pidato Sidang Majelis Umum PBB ke-80 di New York, Amerika Serikat. Presiden bakal dapat urutan pidato ketiga setelah Presiden Brazil dan Amerika Serikat. Salah satu isu yang diangkat Presiden yaitu soal dinamika global termasuk serangan Israel ke Qatar belum lama ini. Presiden bakal pidato selama 15 menit, seperti kepala negara lainnya.

Feed Update

Presiden Prabowo dan Jajarannya Membayar Zakat, Baznas: Teladan Pemimpin Dorong Kepercayaan Publik

astakom.com, Jakarta — Presiden Prabowo Subianto hingga jajaran menteri, wakil menteri Kabinet Merah Putih membayar zakat ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) di Istana...

Anak Buah Prabowo Apresiasi Persiapan Pengamanan Nyepi dan Lebaran 2026

Astakom.com, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Bimantoro Wiyono, memberikan apresiasi kepada jajaran Polri atas kesiapan mereka dalam mengamankan...

Sekolah Rakyat Diperluas, Budiman Sudjatmiko: Langkah Strategis Putus Rantai Kemiskinan

astakom.com, Jakarta — Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin), Budiman Sudjatmiko, menilai program Sekolah Rakyat dan Sekolah Unggul Garuda merupakan langkah strategis pemerintah...

Kemenkes Dukung PP Tunas, Soroti Dampak Kesehatan Anak

astakom.com, Jakarta - Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) menyatakan dukungannya terhadap penguatan kebijakan perlindungan anak di ruang digital yang tengah didorong pemerintah melalui sejumlah...

Para Aktivis Internasional Apresiasi Presiden Prabowo: Presiden Paling Peduli Konservasi Gajah!

astakom.com, Jakarta — Presiden RI Prabowo Subianto menyiapkan Instruksi Presiden (Inpres) tentang penyelamatan populasi dan habitat gajah sebagai langkah intervensi negara melindungi satwa. Rencana Presiden...

Presiden Prabowo Siapkan Inpres Penyelamatan Populasi Gajah Sumatera dan Kalimantan

astakom.com, Jakarta — Presiden RI Prabowo Subianto menyiapkan Instruksi Presiden (Inpres) tentang penyelamatan populasi dan habitat gajah sebagai langkah intervensi negara melindungi satwa. Hal itu...