Sabtu, 14 Mar 2026
Sabtu, 14 Maret 2026

Negosiasi Tarif AS Berlanjut, Airlangga Pastikan Saling Menguntungkan

astakom, Jakarta – Pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat (AS) sepakat untuk mempercepat proses negosiasi tarif dalam tiga minggu ke depan, menyusul keputusan Presiden AS, Donald Trump yang tetap mengenakan tarif 32 persen terhadap barang-barang produksi Indonesia.

Kesepakatan ini dicapai dalam pertemuan antara Delegasi Pemerintah Indonesia yang dipimpin Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto dengan U.S. Secretary of Commerce, Howard Lutnick dan United States Trade Representative (USTR), Jamieson Greer, pada Rabu (9/7) kemarin.

“Kita sudah memiliki pemahaman yang sama dengan AS terkait progres perundingan,” ujar Airlangga dalam keterangan resmi, yang dikutip astakom.com, Kamis (10/7).

Airlangga menuturkan, Indonesia menjadi salah satu negara pertama yang diterima langsung oleh Pemerintah AS untuk membahas kelanjutan kerja sama tarif, yang menandai pentingnya posisi Indonesia dalam strategi dagang AS.

Dia pun menyampaikan apresiasi atas proses negosiasi yang dinilai konstruktif dan penuh semangat kerja sama. “Ke depan, kita akan terus berupaya menuntaskan negosiasi ini dengan prinsip saling menguntungkan,” ujar Airlangga.

Dalam forum tersebut, kedua belah pihak tak hanya membahas terkait kebijakan tarif, tetapi juga perihal hambatan non-tarif, hingga kerja sama ekonomi digital, keamanan ekonomi, serta peluang komersial dan investasi.

“Kita ingin meningkatkan hubungan komersial Indonesia dengan AS. Minggu lalu, perusahaan-perusahaan Indonesia di bidang pertanian dan energi telah menandatangani MoU dengan perusahaan-perusahaan AS untuk pembelian produk unggulan AS dan meningkatkan investasi,” lanjutnya.

Salah satu topik utama yang juga mendapat perhatian adalah kerja sama di sektor mineral kritis. Menurut Airlangga, AS menunjukkan ketertarikan besar terhadap potensi cadangan mineral Indonesia seperti nikel, tembaga, dan kobalt.

“AS menunjukkan ketertarikan yang kuat untuk memperkuat kemitraan di bidang mineral kritis. Indonesia memiliki cadangan besar nikel, tembaga, dan kobalt, dan kita perlu mengoptimalkan potensi kerja sama pengolahan mineral kritis tersebut,” ungkap Menko Airlangga.

Delegasi Indonesia juga menyatakan akan terus melanjutkan negosiasi dengan itikad baik, memastikan kerja sama yang terjalin memberi manfaat konkret bagi kedua negara.

Turut mendampingi Menko Airlangga dalam pertemuan ini adalah Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono, Deputi Kerja Sama Ekonomi dan Investasi Edi Prio Pambudi, Deputi Perniagaan dan Ekonomi Digital Ali Murtopo, serta Asisten Deputi Irwan Sinaga.

Feed Update

Rusia-China Bentrok Sama AS di DK PBB Demi Bela Iran!!

astakom.com, Jakarta - Amerika Serikat beserta sekutunya berkonflik dengan Rusia dan China di pertemuan Dewan Keamanan PBB ketika membahas Iran, Kamis (12/3/2026). Dalam pernyataan di...

Kapal di Hormuz ‘Menyamar’ Pakai Identitas China Biar Nggak Kena Sasaran!

astakom.com, Jakarta - Beberapa kapal komersial yang melewati Selat Hormuz dan Teluk Persia saat ini menerapkan strategi berbeda untuk menghindari serangan. Mereka mengganti identitas digital...

3 Syarat dari Iran Buat AS-Israel Kalau Mau Damai!! : Cek Rinciannya

astakom.com, Jakarta - Presiden Republik Islam Iran Masoud Pezeshkian telah mengemukakan tiga syarat untuk menghentikan perang yang kini berlangsung antara Iran, Amerika Serikat, dan...

Pemimpin Tertinggi Iran Siap Lock Selat Hormuz, Dunia Ketar-ketir?

astakom.com, Jakarta - Iran akan tetap blok Selat Hormuz, rute pelayaran minyak terpadat di dunia, berdasarkan pernyataan yang dihubungkan dengan Pemimpin Tertinggi Iran yang...

Macron Speak Up! Prajurit Prancis Tewas di Irak Akibat Serangan Iran

astakom.com, Jakarta - Kabar mengejutkan datang dari negara Prancis, Presiden Prancis Emmanuel Macron mengungkapkan kalau ada satu anggota militer Prancis yang udah meninggal gara...

Pesawat Pengisian Bahan Bakar AS Jatuh di Irak Pas Lagi Operasi Lawan Iran!

astakom.com, Jakarta - Pusat Komando Amerika Serikat (AS) mengumumkan bahwa pesawat pengisian bahan bakar milik militer AS mengalami kecelakaan jatuh di Irak pada Kamis...