Senin, 16 Mar 2026
Senin, 16 Maret 2026

Pelayat Padati Pemakaman Paus, Vatikan Siap Gelar Konklaf Pilih Pengganti

astakom.com, Vatikan – Ribuan pelayat dari seluruh dunia memadati Lapangan Santo Petrus pada Jumat (25/4) untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Paus Fransiskus, pemimpin Gereja Katolik asal Amerika Latin pertama, yang wafat pada usia 88 tahun.

Dilansir dari Aljazeera.com, Meninggalnya Paus Fransiskus menandai dimulainya sembilan hari masa berkabung resmi di Vatikan, sebelum para kardinal berkumpul dalam konklaf untuk memilih penggantinya.

Sepanjang tiga hari sebelumnya, lebih dari 250.000 orang telah memberikan penghormatan di depan peti jenazahnya yang disemayamkan di Basilika Santo Petrus.

Andrea Ugalde berusia 39 tahun misalnya, merupakan seorang pelayat asal Los Angeles ini mengungkapkan para pelayat yang menunggu sejak malam hari, berharap mendapatkan tempat di barisan terdepan dalam misa pemakaman yang dihadiri puluhan pemimpin dunia.

“Beliau bukan sekadar Paus, beliau adalah cerminan hakikat manusia,” ujar Andrea seperti yang dikutip astakom.com, Sabtu (26/4).

Pihak berwenang Italia dan Vatikan menerapkan operasi keamanan besar-besaran, termasuk penerapan zona larangan terbang, kesiagaan jet tempur, dan penempatan penembak jitu di atap-atap sekitar area upacara. Lebih dari 50 kepala negara tercatat hadir dalam daftar tamu resmi.

“Kami menghabiskan sepanjang malam di sini di dalam mobil bersama anak-anak, Kami sangat menyesal atas apa yang terjadi padanya karena kami menyimpan seorang Paus Amerika Selatan di hati kami,” kata Gabriela Lazo, warga Peru berusia 41 tahun.

Paus Fransiskus, yang terpilih setelah pengunduran diri Paus Benediktus XVI pada 2013, dikenal sebagai pejuang kaum miskin dan penggerak reformasi untuk membawa Gereja Katolik menuju arah yang lebih inklusif.

Setelah masa berkabung sembilan hari berakhir, para kardinal dari seluruh dunia akan berkumpul untuk menggelar konklaf, sebuah proses rahasia untuk memilih paus baru yang akan memimpin 1,4 miliar umat Katolik di seluruh dunia.

Feed Update

Prabowo: Perang AS-Israel di Iran? Gak Rasional!

astakom.com, Jakarta - Prabowo Subianto, jenderal purnawirawan yang saat ini memimpin negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, Ia menyatakan dalam wawancara kepada Bloomberg...

Iran Nolak Pesan Trump: Gencatan Senjata? No Way!

astakom.com, Jakarta - Teheran menolak dua permohonan dari utusan khusus Presiden AS Donald  Trump, Steve Witkoff, yang menginginkan penghentian gencatan senjata. Pemerintah Iran percaya bahwa...

Rusia-China Bentrok Sama AS di DK PBB Demi Bela Iran!!

astakom.com, Jakarta - Amerika Serikat beserta sekutunya berkonflik dengan Rusia dan China di pertemuan Dewan Keamanan PBB ketika membahas Iran, Kamis (12/3/2026). Dalam pernyataan di...

Kapal di Hormuz ‘Menyamar’ Pakai Identitas China Biar Nggak Kena Sasaran!

astakom.com, Jakarta - Beberapa kapal komersial yang melewati Selat Hormuz dan Teluk Persia saat ini menerapkan strategi berbeda untuk menghindari serangan. Mereka mengganti identitas digital...

3 Syarat dari Iran Buat AS-Israel Kalau Mau Damai!! : Cek Rinciannya

astakom.com, Jakarta - Presiden Republik Islam Iran Masoud Pezeshkian telah mengemukakan tiga syarat untuk menghentikan perang yang kini berlangsung antara Iran, Amerika Serikat, dan...

Pemimpin Tertinggi Iran Siap Lock Selat Hormuz, Dunia Ketar-ketir?

astakom.com, Jakarta - Iran akan tetap blok Selat Hormuz, rute pelayaran minyak terpadat di dunia, berdasarkan pernyataan yang dihubungkan dengan Pemimpin Tertinggi Iran yang...