Jumat, 13 Mar 2026
Jumat, 13 Maret 2026

Prabowo: Indonesia akan Memimpin Revolusi Hijau ke Dua

astakom, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto percaya diri bahwa Indonesia akan memimpin revolusi hijau nomor dua di dunia. Pernyataan itu disampaikan setelah melakukan tebar benih padi dengan teknologi drone pertanian, di Ogan Ilir, Sumatera Selatan, pada Rabu (23/4).

Menurut Presdien, sebelumnya banyak pihak yang tidak percaya dengan kemajuan pertanian Indonesia. Namun melihat apa yang dilakukan oleh Kementerian Pertanian dengan terobosan teknologi pertanian menjadi sangat mungkin. Indonesia tidak hanya swasembada pangan, tetapi juga jadi rumpun pangan dunia.

Presiden bersyukur, saat ini Indonesia bisa bantu negara lain baik dari sisi meteri maupun segi kemanusiaan. “Ini sesuatu yang membanggakan bagi saya. Saya jadi presiden sebuah negara yang bukan minta-minta, tetapi membantu”, tegas Presdien.

Prabowo juga berterimakasih pada Menteri Pertanian, para kepala daerah yang hadir secara langsung maupun melalui daring, dan para petani. Menurutnya, petani adalah kelompok produsen yang menghasilkan pangan untuk seluruh bangsa Indonesia.

“Kalau pangan aman, kita aman. Tidak usah takut saham naik atau turun” kelakar Presiden yang disambut tawa dari peserta yang hadir.

Presiden lebih lanjut menegaskan, bahwa Indonesia adalah negara kuat dan kaya. Menurutnya, yang terpenting adalah pemerataan kekayaan bangsa tidak boleh terpusat dan hanya dinikmati oleh segelintir orang, tapi harus dirasakan oleh seluruh bangsa Indonesia.

Diketahui, Presiden Prabowo uji coba mengendalikan drone secara langsung untuk tebar benih padi di Ogan Ilir, Sumatera Selatan, pada Rabu (23/4).

Teknologi tersebut digunakan untuk meningkatkan produksi di lahan seluas 105 ribu hektar yang tadinya rawa dan tidak produktif, kemudian dijadikan lahan sawah produktif.

Pemanfaatan teknologi drone pertanian mampu menebarkan benih untuk 25 hektar dalam sehari, dibandingkan dengan sebelumnya yang membutuhkan 25 hari untuk satu hektare. Hasil panen diprediksi akan meningkat dari 3 juta ton per tahun menjadi 4 juta ton per tahun, atau naik 25 persen.

Feed Update

Hilal Check! BMKG & BRIN Prediksi Lebaran 2026 Jatuh pada 21 Maret

astakom.com, Jakarta - Menjelang Idulfitri 1447 Hijriah, muncul diskursus mengenai perbedaan tanggal hari raya yang diprediksi jatuh antara 20 atau 21 Maret 2026. Sebagai rujukan...

Kemenpar Gaspol Benahi Standar Usaha Pariwisata, Perkuat Perizinan dan Sertifikasi

astakom.com, Jakarta – Kementerian Pariwisata Republik Indonesia (Kemenpar) terus memperkuat tata kelola sektor pariwisata dengan menekankan pentingnya perizinan, standardisasi, dan sertifikasi bagi pelaku usaha...

Mendikdasmen Resmikan 726 Sekolah Hasil Revitalisasi TA 2025 di Aceh

astakom.com, Jakarta — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti meresmikan hasil Revitalisasi Satuan Pendidikan tahun anggaran (TA) 2025 di Kabupaten Bireuen, Provinsi...

Eks Menag Yaqut Resmi Ditahan KPK Hari Ini untuk 20 Hari Pertama

astakom.com, Jakarta — Eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut telah resmi ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan tindak...

Satgas PKH Segel Tambang Ilegal PT Mineral Trobos di Malut, Denda lagi Dihitung

astakom.com, Jakarta — Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) menyegel area operasional PT Mineral Trobos yang diduga melakukan penambangan ilegal di kawasan hutan...

Seskab Teddy Minta Masyarakat Dukung PP Tunas: Lindungi Anak di Ruang Digital

astakom.com, Jakarta — Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengajak seluruh lapisan masyarakat mendukung implementasi Peraturan Pemerintah nomor 17 tahun 2025 tentang Perlindungan Tata Kelola...