Sering Pakai Headset Sepanjang Hari? Awas, Kebiasaan Ini Bisa Perlahan Merusak Mental dan Kehidupan Sosialmu

Editor: Henni Rachma Sari
Minggu, 8 November 2026 | 00:02 WIB
Sering Pakai Headset Sepanjang Hari? Awas, Kebiasaan Ini Bisa Perlahan Merusak Mental dan Kehidupan Sosialmu
Ilustrasi orang gunakan headphone. [pexels]

astakom.com, Jakarta - Mengisi hari-hari dengan mendengarkan playlist favorit atau podcast hits memang bisa bikin mood langsung naik. Entah itu saat nugas, jalan-jalan sore, sampai olahraga, headset seolah-olah jadi aksesori wajib yang nggak boleh lepas. Tapi tunggu dulu, di balik vibes santai dan seru yang dihadirkan, kebiasaan nyaris 24/7 "menyumbat" telinga ternyata punya efek samping yang cukup bikin overthinking buat kesehatan mental dan interaksi sosial kita.

Studi dari Edison Research mengungkap bahwa kelompok rentang usia 13 hingga 34 tahun rata-rata menghabiskan durasi hingga 4,5 jam per hari cuma buat mendengarkan audio. Jangan sampai overuse, berikut beberapa dampak tersembunyi yang perlu kamu tahu, dihimpun dari sejumlah sumber, Sabtu (07/11/2026):

Niat Hati Cari Vibes Tenang, Malah Bikin Minim Koneksi Sosial

Salah satu dampak paling terasa dari kebiasaan terus-terusan memakai headset adalah berkurangnya momen interaksi bareng orang di sekitar. Secara nggak sadar, headset sering dijadikan "benteng" fisik buat menghindari komunikasi.

Ahli informatika Gloria Mark dari University of California, Irvine, menyebut kalau penggunaan perangkat audio ini kerap dipakai buat membatasi diri dari dunia luar. Efeknya, kita jadi gampang melewatkan teguran hangat,senyuman singkat, atau obrolan ringan dengan orang lain padahal hal-hal kecil itulah yang sebenarnya ngebantu menjaga kesejahteraan mental kita.

Memicu Loneliness hingga Susah Menikmati Momen Hening

Kebiasaan terus mengisolasi diri lewat suara juga berpotensi memicu rasa kesepian (loneliness). Pendiri Center for Healthy Minds, Richard Davidson, menyoroti fenomena mahasiswa di kampus yang mayoritas memakai headset saat berjalan. Momen emas buat saling kenal atau sekadar menyapa orang asing jadi melayang begitu saja.

Nggak cuma itu, kita juga jadi makin kesulitan buat sekadar duduk diam dan menikmati keheningan (silence).Musik dan podcast sering dijadikan pelarian dari rasa bosan. Padahal, terus-terusan memanjakan otak dengan distraksi suara justru bikin kita makin stres saat musik dihentikan dan pikiran-pikiran yang mengganggu kembali muncul.

Mata dan Pikiran Jadi Unaware Sama Situasi Sekitar

Terlalu deep tenggelam dalam alunan lagu bikin tingkat kewaspadaan kita terhadap lingkungan sekitar menurun drastis. Fenomena ini nyata dialami Atira Gali (24), yang terkejut saat mencoba melepas headset-nya selama dua hari. Ia baru sadar ada empat papan toko baru di rute harian yang selalu dilaluinya.

Pengalaman ini ngebuktiin kalau sesekali melepas perangkat audio bisa ngebantu pikiran kita kembali present dan lebih peduli pada dinamika lingkungan sekitar. (RaM)

Gen Z Takeaway

Mendengarkan musik atau podcast memang valid banget buat hiburan dan nemenin keseharian,tapi jangan sampai kita lost connection sama dunia nyata ya, Vips! Mengisolasi diri terlalu lama pakai headsetcuma bakal bikin kita makin kesepian, susah menikmati keheningan, sampai unaware sama momen-momen seru di sekitar. Bottom line-nya: coba deh sesekali lepas headset-mu, nikmati suara alam atau sapa orang di sebelahmu, biar hidup tetap seimbang antara hiburan digital dan interaksi sosial yang nyata.

Kesehatan Mental bahaya gunakan headset Hari Kesehatan Mental Sedunia kehidupan sosial

Infografis

Terkini