Buka Indonesia Youth Summit 2026, Menko PMK Sugiono Tantang Gen Z Jadi Change Maker
Reporter: Usman
astakom.com, Jakarta - Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Teater Besar Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, langsung bergelora pas Menko PMK Sugiono naik panggung buat membuka Indonesia Youth Summit 2026. Di hadapan ribuan anak muda dan deretan menteri hits kayak Menpora Erick Thohir sampai Wamenpora Taufik Hidayat, Sugiono spill pesan penting: Gen Z nggak boleh cuma jadi penonton, tapi harus jadi penggerak utama perubahan demi bikin Indonesia makin level up di kancah global!
Tiga tipe manusia versi Menko PMK, kamu masuk yang mana?
Sugiono sempat melempar out of the box question dengan membagi manusia ke dalam tiga kategori: mereka yang bikin perubahan terjadi (those who make things happen), mereka yang cuma bisa nontonin perubahan (those who see things happen), dan mereka yang pusing sendiri pasrah nanya apa yang lagi terjadi (those who ask what happened).
Sontak, mayoritas anak muda yang hadir kompak milih jadi tim pertama alias sang change maker! Menurut Sugiono, mentalitas dan optimisme kayak gini yang dibutuhin banget biar negara kita makin forward-thinking dan sanggup bersaing dengan anak muda dari seluruh belahan dunia.
Belajar dari Sumpah Pemuda 1928: diversity itu kekuatan, lainnya skip
Biar makin relate, Sugiono ngajak Gen Z flashback ke momen Sumpah Pemuda 1928. Zaman dulu, para pemuda nekat punya big dream buat menyatukan Indonesia padahal situasi lagi dark gara-gara penjajahan dan keterbatasan akses.
Pesan terpentingnya, perbedaan suku dan latar belakang itu fix modal kekuatan utama bangsa, bukannya bahan buat war atau bikin kubu-kubuan. Mengusung tema "Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia", beliau juga nge-spill sosok Wamenpora Taufik Hidayat sebagai contoh nyata pemuda yang gigih membela negara lewat jalur prestasi. (Usm/RaM)
Gen Z Takeaway
Singkatnya, Menko PMK Sugiono remind kita semua kalau kemerdekaan dan persatuan itu bukan hal yang bisa di-take for granted gitu aja. Biar nggak sekadar jadi penonton pasif, Gen Z wajib banget buat terus upgrade skill, rajin literasi, dan catch the opportunity biar bisa berempati sekaligus membuktikan diri sebagai generasi penentu masa depan Indonesia.









