Profil Mendiang Widodo AS, Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut yang Lanjutkan Pengabdian hingga Menko Polhukam
astakom.com, Jakarta – Kabar duka datang dari dunia militer Indonesia. Laksamana TNI (Purn) Widodo Adi Sutjipto atau Widodo AS meninggal dunia pada Sabtu, (24/10/2026). Kabar tersebut dikonfirmasi Kepala Pusat Penerangan TNI, Mayor Jenderal TNI Muhammad Nas, kepada awak media pada Minggu (25/10/2026).
Widodo AS dikenal sebagai salah satu tokoh militer yang memiliki perjalanan karier panjang di lingkungan TNI Angkatan Laut. Namanya tercatat dalam sejarah karena menjadi Panglima TNI pertama yang berasal dari matra Angkatan Laut.
Gak cuma memimpin TNI pada masa awal reformasi, Widodo juga melanjutkan pengabdiannya di pemerintahan sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Perjalanan kariernya membentang dari penugasan militer hingga jabatan strategis di pemerintahan.
Spill perjalanan karier: Lulusan AAL 1968 yang meniti karier dari kapal perang
Widodo Adi Sutjipto lahir di Boyolali, Jawa Tengah, pada 1 Agustus 1944. Ia menempuh pendidikan militer di Akademi Angkatan Laut (AAL) dan menyelesaikannya pada 1968. Setelah lulus, ia memulai pengabdian sebagai perwira senjata di kapal penjelajah KRI Irian.
Kariernya kemudian berkembang melalui berbagai penugasan di lingkungan TNI AL. Widodo pernah dipercaya memimpin sejumlah kapal perang, termasuk KRI Wolter Monginsidi, KRI Ki Hajar Dewantara, dan KRI Abdul Halim Perdanakusuma.
Pengalaman di lingkungan armada laut mengantarkannya menuju sejumlah posisi strategis. Pada 1995, Widodo dipercaya menjabat Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar), sebelum kemudian mengemban jabatan Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Wakasal).
Pada 26 Juni 1998, ia diangkat sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) oleh Presiden B.J. Habibie. Setahun kemudian, Widodo dipercaya menjadi Wakil Panglima ABRI, jabatan yang menjadi salah satu tahapan sebelum dirinya memimpin TNI.
Jadi Panglima TNI era Gus Dur, catat sejarah dari matra Angkatan Laut
Pada 26 Oktober 1999, Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur mengangkat Widodo AS sebagai Panglima TNI untuk menggantikan Jenderal TNI Wiranto. Ia memimpin institusi tersebut hingga 7 Juni 2002, sebelum digantikan Jenderal TNI Endriartono Sutarto.
Penunjukan Widodo menjadi catatan penting dalam sejarah militer Indonesia. Ia merupakan Panglima TNI pertama yang berasal dari matra Angkatan Laut, ketika Indonesia sedang menjalani masa transisi politik dan kelembagaan setelah berakhirnya pemerintahan Orde Baru.
Sebelum menduduki jabatan tersebut, Widodo telah menempati sejumlah posisi penting di lingkungan militer, antara lain:
- Perwira TNI Angkatan Laut: Memulai pengabdian setelah menyelesaikan pendidikan AAL pada 1968.
- Pangarmabar: Memimpin Komando Armada RI Kawasan Barat pada 1995.
- KSAL: Menjabat Kepala Staf TNI Angkatan Laut sejak 26 Juni 1998 hingga Juli 1999.
- Wakil Panglima ABRI: Mengemban jabatan pada 1999 sebelum ditunjuk menjadi Panglima TNI.
- Panglima TNI: Memimpin TNI pada periode 1999–2002 dan mencatat sejarah sebagai panglima pertama dari matra Angkatan Laut.
Track record berlanjut ke pemerintahan, pernah jadi Menko Polhukam dan Wantimpres
Setelah menyelesaikan tugas sebagai Panglima TNI, Widodo AS kembali dipercaya menduduki jabatan strategis di pemerintahan. Presiden SBY mengangkatnya sebagai Menko Polhukam pada 21 Oktober 2004. Ia menjalankan tugas tersebut hingga 20 Oktober 2009 dalam Kabinet Indonesia Bersatu.
Selama menjabat Menko Polhukam, Widodo juga pernah mendapat tugas sebagai Menteri Dalam Negeri ad interim pada 2 April hingga 29 Agustus 2007. Menjelang berakhirnya masa pemerintahan Kabinet Indonesia Bersatu, ia kembali dipercaya menjadi Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara ad interim pada 1–20 Oktober 2009.
Pengabdiannya berlanjut setelah masa tugas sebagai Menko Polhukam berakhir. Pada 25 Januari 2010, Widodo diangkat menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) dengan bidang tugas pertahanan dan keamanan. Ia menjalankan peran tersebut hingga 2014.
Rangkaian jabatan itu memperlihatkan perjalanan Widodo AS yang tidak hanya berlangsung di lingkungan militer, tetapi juga mencakup koordinasi kebijakan politik, hukum, dan keamanan serta pemberian pertimbangan kepada presiden. (deA/aNs)
Gen Z Takeaway
Widodo AS punya perjalanan karier yang membentang dari kapal perang hingga pucuk kepemimpinan TNI dan pemerintahan. Namanya tercatat sebagai Panglima TNI pertama dari matra Angkatan Laut, sebelum melanjutkan pengabdian sebagai Menko Polhukam dan anggota Wantimpres. Rekam jejaknya menjadi bagian dari sejarah militer dan pemerintahan Indonesia yang patut dikenang.









