2 Tahun Pemerintahan Presiden Prabowo, Penetrasi Produk Lokal di Ritel Capai Rp259,3 Triliun

Editor: Henni Rachma Sari
Sabtu, 24 Oktober 2026 | 17:08 WIB
2 Tahun Pemerintahan Presiden Prabowo, Penetrasi Produk Lokal di Ritel Capai Rp259,3 Triliun
Ilustrasi UMKM. [astakom/str-Budi Yanto]

astakom.com, Jakarta – Memasuki dua tahun masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Kementerian Perdagangan (Kemendag) makin gencar mengawal penetrasi produk lokal di pasar domestik. Hingga Oktober 2026, sinergi dengan berbagai asosiasi ritel berhasil mencatatkan nilai penetrasi produk dalam negeri yang fantastis, yakni mencapai Rp259,3 triliun.

Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan bahwa penguatan pasar dalam negeri merupakan program prioritas Kemendag demi menyokong produk lokal serta memperluas akses pemasaran bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

"Pada Januari–Oktober 2026, sebanyak 6.383 UMKM telah difasilitasi melalui program pendampingan dan kerja sama dengan ritel modern," jelas Budi Santoso dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (24/10/2026).

Fasilitasi Ribuan Barcode & Kampanye ‘Gaspol’ demi Produk UMKM

Untuk membantu produk lokal bersaing di rak ritel modern, Kemendag memfasilitasi pembagian 4.100 barcode secara gratis bagi produk UMKM. Langkah ini jadi dorongan konkret supaya daya saing produk lokal makin leveling up dan bisa menjangkau konsumen yang lebih luas.

Gak cuma itu, Kemendag juga mengampanyekan Gerakan Kamis Pakai Lokal (GASPOL). Gerakan ini dimulai langsung dari internal pegawai kementerian yang diwajibkan mengenaik produk lokal seminggu sekali tiap hari Kamis.

Kemitraan Ritel BUMN & Perlindungan E-Commerce Lewat Permendag Baru

Lewat program kemitraan UMKM, sebanyak 1.203 pelaku UMKM tercatat sukses menembus jaringan ritel modern, termasuk yang dikelola oleh BUMN sepanjang periode Januari–Oktober 2026.

Demi melindungi pelaku UMKM di ranah digital (PMSE), Kemendag merilis Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 19 Tahun 2026. Aturan ini mewajibkan sistem rekomendasi di platform e-commerce untuk memprioritaskan exposure dan rekomendasi produk-produk UMKM lokal.

Pantau Sembako Harian di 550 Pasar Seluruh Indonesia via SP2KP

Selain memperkuat posisi UMKM, Kemendag juga konsisten menjaga stabilitas ekonomi warga dengan memantau pergerakan harga barang kebutuhan pokok di 550 pasar yang tersebar di 514 kabupaten/kota.

Seluruh data hasil pemantauan harian tersebut bisa diakses secara terbuka melalui Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP). Langkah ini menjadi fondasi penting untuk memastikan pasar domestik tetap stabil dan berdaya saing. (RaM)

Gen Z Takeaway

Fix no debat, komitmen Kemendag buat bikin produk lokal go mainstream di negeri sendiri beneran lagi gaspolbanget! Dengan penetrasi ritel tembus Rp259,3 triliun, ribuan barcode gratis, hingga regulasi e-commerceyang ngasih hyper-exposure buat UMKM, produk buatan anak bangsa terbukti makin keren dan gak kalah saing. Yuk, saatnya kita makin proud dan konsisten dukung brand lokal biar ekonomi dalam negeri makin auto-cuan.

UMKM 2 Tahun Presiden Prabowo Kemendag Kementerian Perdagangan

Infografis

Terkini